Lombok Tengah (Inside Lombok) – Anggota Komisi V DPR RI menyatakan kesiapan mengawal aspirasi pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Cerorong Danau Biru di Kabupaten Lombok Tengah agar masuk sebagai program prioritas nasional Kementerian Pekerjaan Umum pada 2027. Komitmen tersebut disampaikan saat menerima kunjungan Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Ardhia Rinjani Lombok Tengah di Kompleks DPR RI, Jakarta, Kamis (22/1/2026).
Komitmen pengawalan disampaikan Anggota Komisi V DPR RI Dapil NTB, H. Abdul Hadi dan H. Mori Hanafi, kepada Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Ardhia Rinjani Lombok Tengah, Bambang Supratomo. Pertemuan tersebut membahas peran strategis air bersih dalam mendukung program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya swasembada pangan, ketahanan energi, dan peningkatan iklim investasi daerah.
Bambang Supratomo menegaskan pentingnya ketersediaan air bersih sebagai fondasi pembangunan nasional. “Air bersih memiliki peran penting dalam mendukung Asta Cita Presiden Prabowo. Swasembada pangan dan energi, termasuk menarik investasi daerah, sangat bergantung pada ketersediaan pelayanan air bersih yang prima,” jelas Bambang.
Ia menambahkan, “Swasembada pangan dan energi harus didukung pelayanan air bersih yang menjadi kebutuhan dasar manusia. Karena itu, peningkatan layanan air minum harus menjadi pondasi utama.”
Dalam pertemuan tersebut, Bambang secara resmi menyampaikan aspirasi pembangunan SPAM Cerorong Danau Biru untuk memperkuat layanan air bersih di wilayah Zona Barat Lombok Tengah. “Terkait usulan pembangunan SPAM Cerorong Danau Biru, tiyang sudah menyampaikan langsung kepada Bapak H. Abdul Hadi dan Bapak Mori Hanafi. Beliau berdua mendukung sepenuhnya agar pembangunan ini bisa segera direalisasikan,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, usulan pembangunan SPAM tersebut juga telah dikomunikasikan kepada Balai Prasarana Permukiman Wilayah NTB serta Direktorat Jenderal Air Minum Kementerian PUPR. “Kami berharap pembangunan SPAM Cerorong Danau Biru ini dapat masuk sebagai program strategis di NTB dan bisa direalisasikan pada tahun 2027,” tambahnya.
Bambang juga menyampaikan apresiasi atas dukungan kedua legislator NTB tersebut. “Kami mengapresiasi dukungan beliau berdua sebagai anggota Komisi V DPR RI yang menjadi mitra kerja kementerian strategis seperti Kementerian PUPR, Kementerian PKP, Kementerian Perhubungan, Kementerian Desa, dan Kementerian Transmigrasi,” imbuhnya. Pemerintah daerah berharap sinergi tersebut dapat mempercepat pemerataan akses air bersih bagi masyarakat Lombok Tengah.

