Lombok Tengah (Inside Lombok) – Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) berkomitmen bekerja untuk meningkatkan prestasi olahraga di daerah dengan melebarkan sayap dengan membentuk Koordinator Olahraga Kecamatan.
“Kami bersama-sama dengan kepengurusan yang baru akan bekerja keras dalam peningkatan prestasi,” kata Ketua Umum KONI Loteng, Lalu Firman Wijaya saat syukuran dan santuni anak yatim di kantor KONI.
Firman mengatakan, pihaknya bakal melaksanakan sejumlah program untuk memajukan dunia olahraga di Kabupaten Loteng satunya adalah pengembangan sumber daya manusia (SDM) di bidang olahraga, karena peningkatan prestasi olahraga membutuhkan SDM yang memiliki komitmen tinggi untuk olahraga.
Pihaknya, juga bakal melakukan pembinaan olahraga berkesinambungan melalui event atau kejuaraan olahraga. “Setelah kami menyusun rapat kerja. Kami sudah harus mulai gelar event di semua cabang olahraga. Selain untuk mencari bibit-bibit atlet, namun juga sebagai bentuk pembinaan pada atlet yang ada,” ujarnya.
Bukan itu saja, sebagai bentuk komitmen keseriusan KONI dalam meningkatkan prestasi bidang olahraga ini, pihaknya bakal membentuk pengurus Koordinator Olahraga Kecamatan (KOK). “Keberadaan KONI ini nantinya akan sangat membantu kita kedepannya. Terutama dalam hal pencarian bibit atlet potensial hingga ke penjuru wilayah,” ujarnya.
Dijelaskan, KoK merupakan perpanjangan tangan KONI Kabupaten Loteng dalam membina bibit atlet potensial di seluruh desa dan kelurahan. “Kami akan memberikan kewenangan kepada pengurus untuk memantau dan meluaskan pembinaan sesuai tugas, peran, dan fungsi KOK dalam memasyarakatkan olahraga di level kecamatan,” imbuhnya.
Pembentukan pengurus kecamatan ini lanjutnya, menjadi salah dari bagian dari program persiapan KONI Kabupaten Loteng menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) yang bakal dilaksanakan pada tahun 2026 mendatang.
“Dibutuhkan komunikasi yang baik untuk membangun olahraga di daerah dengan harapan mampu menjadi motor penggerak kemajuan prestasi di kancah yang lebih tinggi,” tandasnya. (fhr)

