25.5 C
Mataram
Kamis, 5 Februari 2026
BerandaLombok TengahKoperasi Merah Putih Syariah Desa Semoyang Jadi Percontohan di NTB

Koperasi Merah Putih Syariah Desa Semoyang Jadi Percontohan di NTB

Lombok Tengah (Inside Lombok) – Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Syariah Semoyang, Kecamatan Praya Timur, Kabupaten Lombok Tengah (Loteng), resmi ditetapkan sebagai salah satu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) percontohan di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Penetapan tersebut ditandai dengan penyerahan dana pembinaan dari PT Bank Mandiri yang berlangsung di Desa Semoyang, Kamis (5/2/2026).

Wakil Bupati Loteng, HM Nursiah, menyampaikan rasa bangganya atas terpilihnya Koperasi Desa Merah Putih Syariah Semoyang sebagai koperasi percontohan tingkat provinsi. Ia berharap koperasi tersebut dapat menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat desa.

“Kami sangat bangga Desa Semoyang ditunjuk sebagai koperasi percontohan. Ini menjadi bukti bahwa koperasi desa mampu tumbuh dan berkontribusi nyata terhadap perekonomian masyarakat,” ujar Nursiah.

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Loteng terus berkomitmen mendukung penguatan koperasi melalui pembinaan dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia. “Saat ini kami telah membekali pengurus koperasi melalui pelatihan agar pengelolaannya berjalan profesional, transparan, dan berkelanjutan,” tambahnya.

Saat ini, Koperasi Desa Merah Putih Syariah Semoyang telah menjalankan usaha penjualan sembako. Sementara itu, pembangunan gedung koperasi telah mencapai sekitar 90 persen dan ditargetkan segera rampung agar dapat menunjang aktivitas koperasi secara maksimal.

Gubernur NTB, Lalu Muhammad Iqbal, dalam kesempatan tersebut turut memberikan apresiasi kepada Bank Mandiri atas dukungan terhadap penguatan Koperasi Desa Merah Putih di NTB, khususnya Koperasi Desa Merah Putih Syariah Semoyang yang dinilai memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan.

“Kami mengapresiasi sinergi yang dibangun Bank Mandiri. Dukungan seperti ini sangat penting untuk mendorong koperasi desa agar naik kelas dan berdaya saing,” kata Iqbal.

Sementara itu, Regional CEO Bank Mandiri Bali Nusra, Alexander Jonathan Patty, menjelaskan bahwa Koperasi Desa Merah Putih Syariah Semoyang dipilih sebagai lokasi kegiatan karena dinilai memiliki perkembangan yang baik dan layak menjadi contoh bagi koperasi desa lainnya di NTB.

“Koperasi ini menunjukkan progres yang positif, baik dari sisi kelembagaan maupun usaha. Karena itu kami menilai Semoyang layak menjadi role model koperasi desa di NTB,” jelas Alexander.

Ia menambahkan, secara keseluruhan Bank Mandiri menyalurkan dana pembinaan senilai Rp250 juta kepada 10 koperasi percontohan di NTB. Dana tersebut diberikan dalam bentuk barang sebagai dukungan penguatan operasional koperasi.

“Dana pembinaan ini kami salurkan dalam bentuk barang agar langsung mendukung kegiatan operasional koperasi di lapangan,” pungkasnya.

Kegiatan penyerahan dana pembinaan ini turut dihadiri Gubernur NTB, Wakil Bupati Loteng, para kepala OPD lingkup Pemerintah Provinsi NTB, Kepala Dinas Koperasi dan UKM se-NTB, serta Regional CEO Bank Mandiri wilayah Bali dan Nusa Tenggara.

- Advertisement -

Berita Populer