25.5 C
Mataram
Selasa, 10 Maret 2026
BerandaLombok TengahPanglima TNI Keluarkan Telegram Siaga Satu, Dandim 1620 Loteng Siap Jalankan Perintah

Panglima TNI Keluarkan Telegram Siaga Satu, Dandim 1620 Loteng Siap Jalankan Perintah

Lombok Tengah (Inside Lombok) – Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menetapkan status Siaga 1 bagi seluruh jajaran TNI melalui Telegram Nomor TR/283/2026 tertanggal 1 Maret 2026. Menindaklanjuti perintah tersebut, Komandan Kodim 1620/Lombok Tengah (Loteng), Letkol Arm Karimmuddin Rangkuti, menyatakan kesiapsiagaan di wilayahnya telah dilaksanakan sesuai instruksi pimpinan.

Karimmuddin menjelaskan status siaga satu di lingkungan TNI merupakan hal yang lazim dan sudah beberapa kali diterapkan dalam berbagai situasi. “Siaga satu ini sebenarnya bukan hal yang luar biasa di TNI. Itu sudah sering kita lakukan. Karena ada perintah dari Bapak Panglima TNI pada waktu-waktu ini untuk melaksanakan siaga satu, maka kita jalankan,” ujarnya, Senin (9/3) usai silaturahmi dengan Danrem di Praya.

Ia mengatakan pelaksanaan siaga satu menekankan peningkatan kondusifitas wilayah serta penguatan koordinasi dengan para pemangku kepentingan. Selain itu, TNI juga diminta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi kemungkinan dinamika yang berkembang ke depan.

“Yang ditekankan dalam siaga satu ini antara lain meningkatkan kembali kondusifitas wilayah masing-masing serta memperkuat kolaborasi dengan para stakeholder. Kita juga tidak tahu seperti apa dinamika ke depan, sehingga pada intinya kita harus selalu siap,” jelasnya.

Terkait kemungkinan kaitan status siaga dengan situasi di Timur Tengah, Karimmuddin menyatakan hal tersebut bukan kewenangannya untuk memberikan penjelasan. “Untuk itu saya tidak bisa menjawab, karena itu bukan ranah kami sebagai pelaksana di lapangan. Yang jelas kami siap menjalankan setiap perintah yang diberikan,” katanya.

Ia menambahkan, di wilayah Loteng terdapat dua objek vital nasional yang menjadi perhatian pengamanan, yaitu bandara dan kawasan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika. Untuk itu, pihaknya telah berkoordinasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam pelaksanaan patroli pengamanan.

“Untuk mitigasi siaga satu ini, kami sudah berkoordinasi dengan Forkopimda seperti kepolisian, kejaksaan, dan juga melaporkan kepada Bapak Bupati. Pelaksanaannya sebenarnya sudah berjalan, misalnya patroli di bandara dan di wilayah selatan yang merupakan kawasan ekonomi khusus,” terangnya.

Menurutnya, kegiatan patroli tersebut sebenarnya sudah rutin dilakukan setiap minggu untuk menjaga keamanan wilayah dan kenyamanan pengunjung. “Tidak harus saat siaga satu saja. Setiap minggu kami juga melaksanakan patroli demi menjaga keamanan dan kenyamanan, terutama bagi para pengunjung yang datang ke Loteng,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa menjaga keamanan wilayah juga penting untuk mempertahankan citra daerah di mata wisatawan yang berkunjung ke Loteng. “Kita harus menjaga nama baik Kabupaten Loteng. Karena para wisatawan yang datang tentu akan membawa cerita ketika mereka kembali ke daerah masing-masing,” katanya.

Karimmuddin menambahkan kesiapsiagaan merupakan bagian dari tugas prajurit TNI dalam menjalankan perintah pimpinan. “Siaga satu ini hal yang biasa di TNI. Sama seperti saat ada peringatan cuaca ekstrem. Intinya kapan pun diperintahkan, baik saat tidur atau makan sekalipun, kalau ada perintah bergerak maka kita siap bergerak,” pungkasnya.

- Advertisement -

Berita Populer