25.5 C
Mataram
Jumat, 6 Februari 2026
BerandaLombok TengahPDAM dan ITDC Utilitas Bahas Kerja Sama Suplai Air Bersih di Kawasan...

PDAM dan ITDC Utilitas Bahas Kerja Sama Suplai Air Bersih di Kawasan Mandalika

Lombok Tengah (Inside Lombok) – PDAM Tirta Ardhia Rinjani (Tiara) Kabupaten Lombok Tengah menjajaki kerja sama dengan ITDC Utilitas untuk penyediaan air bersih di kawasan The Mandalika. Pembahasan tersebut dilakukan seiring beroperasinya Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Mandalika.

Direktur Utama PDAM Tirta Ardhia Rinjani, Bambang Supratomo, mengatakan pertemuan dengan jajaran Direksi ITDC Utilitas membahas rencana kerja sama dalam penyediaan air bersih bagi kebutuhan hotel, restoran, dan fasilitas lain di kawasan Mandalika. “Kita diskusikan beberapa hal terkait dengan kerja sama PDAM dengan ITDC Utilitas untuk menyuplai kebutuhan air bersih di dalam kawasan seperti di hotel-hotel dan restoran,” ujarnya, Rabu (29/10).

Bambang menegaskan, PDAM sebagai perusahaan daerah memiliki tanggung jawab memberikan pelayanan air bersih, termasuk bekerja sama dengan pihak-pihak yang beroperasi di kawasan Mandalika. Ia juga meminta agar ITDC menertibkan pihak lain yang masih melakukan suplai air, termasuk penggunaan sumur bor dan Water Reverse Osmosis (SWRO) tanpa izin.

“Kita harapkan tidak ada lagi pihak-pihak lain yang menyuplai, termasuk juga keberadaan sumur bor termasuk Water Reverse Osmosis (SWRO) apakah berizin atau tidak. Kita harapkan dari ITDC untuk ditertibkan segera,” imbuhnya.

Ia menambahkan, Pemerintah Daerah telah mengirim surat kepada ITDC Utilitas agar segera menertibkan pelaku usaha yang masih menggunakan sumur bor tidak berizin. “Kita harapkan mereka supaya bisa beralih ke pelayanan SPAM Mandalika. Namun itu memang menjadi kewenangan Pemerintah Daerah terkait dengan izin menggunakan sumur bor dan lain,” kata Bambang.

Menurutnya, PDAM tidak dapat secara langsung menghentikan penggunaan sumur bor oleh pelaku usaha di kawasan tersebut karena belum tersedia alternatif lain sebelumnya. “Saat ini kan kita sudah mampu melayani mereka, seharusnya mereka mulai berpindah untuk kebutuhan air bersih menggunakan PDAM,” ujarnya.

- Advertisement -

Berita Populer