Lombok Tengah (Inside Lombok) – PDAM Tirta Ardhia Rinjani Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) menegaskan komitmennya memberikan pelayanan prima dengan merespons cepat setiap pengaduan pelanggan, baik yang disampaikan langsung maupun melalui call center. Seluruh laporan yang masuk ditindaklanjuti oleh petugas lapangan pada hari yang sama.
Direktur Utama PDAM Loteng, Bambang Supratomo, mengatakan pengaduan konsumen menjadi prioritas utama perusahaan. Dalam sejumlah kasus, petugas bahkan turun ke lokasi hanya dalam hitungan jam setelah laporan diterima.
“Setiap pengaduan kami respon hari itu juga tanpa menunggu lama. Ini adalah bentuk tanggung jawab kami kepada konsumen,” ujarnya saat ditemui di kantornya, Kamis (8/1/2025).
Ia menegaskan, kecepatan pelayanan tersebut telah diterapkan di seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) PDAM di masing-masing kecamatan. Manajemen, kata dia, tidak akan mentolerir unit yang lamban dalam menangani keluhan pelanggan. “Setiap pengaduan harus direspon cepat. Jika ada UPT yang lamban, akan kami tindak,” tegasnya.
Menurut Bambang, sistem penanganan pengaduan yang berjalan saat ini dinilai cukup efektif. Sebagian besar gangguan layanan air bersih dapat diselesaikan pada hari yang sama, kecuali gangguan berat seperti longsor atau kerusakan besar pada jaringan.
“Sepanjang masalah bisa diatasi hari itu, langsung kami selesaikan. Kecuali gangguan berat yang memang memerlukan penanganan lebih lama,” jelasnya.
Ia menambahkan, PDAM Loteng terus melakukan pembenahan layanan secara bertahap untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Peningkatan tersebut, menurutnya, membutuhkan proses, waktu, serta dukungan dari pemerintah daerah dan masyarakat.
“Kami akan terus bergerak dan berbenah demi perbaikan pelayanan. Kami mohon dukungan semua pihak,” pungkasnya.

