28.5 C
Mataram
Sabtu, 7 Februari 2026
BerandaLombok TengahPemkab Lombok Tengah Wacanakan Pantai Seger Dikelola untuk Kepentingan Masyarakat

Pemkab Lombok Tengah Wacanakan Pantai Seger Dikelola untuk Kepentingan Masyarakat

Lombok Tengah (Inside Lombok) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Tengah (Loteng) mewacanakan pengelolaan Pantai Seger sebagai kawasan milik masyarakat dan pusat pelaksanaan budaya Bau Nyale. Rencana tersebut disampaikan Pemda kepada Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (6/2).

Bupati Loteng, Lalu Pathul Bahri mengatakan, pengelolaan Pantai Seger diarahkan untuk kepentingan masyarakat Loteng karena kawasan tersebut menjadi pusat perayaan budaya Bau Nyale. “Kawasan Pantai Seger itu harus menjadi milik masyarakat Loteng, karena pusat perayaan budaya Bau Nyale akan berada di tempat tersebut,” ujarnya.

Pathul Bahri menjelaskan, setelah proses dengan BPN dinyatakan final, pemerintah daerah akan mengundang para pegiat budaya dan budayawan untuk membahas konsep pengelolaan Pantai Seger ke depan. Pembahasan tersebut akan difokuskan pada penguatan nilai budaya dan kearifan lokal.

Ia menyebutkan, salah satu wacana yang akan dibahas bersama budayawan adalah rencana pembangunan patung Putri Mandalika beserta empat pengiringnya sebagai simbol budaya masyarakat Lombok. “Karena kita berbicara tentang budaya, maka wacana pembangunan patung Putri Mandalika itu nanti akan kita duduk bersama dengan para budayawan,” jelasnya.

Pathul Bahri menegaskan, Pantai Seger tidak termasuk dalam hak pengelolaan lahan milik InJourney Tourism Development Corporation (ITDC). Dengan demikian, pemerintah daerah memiliki ruang untuk mengelola kawasan tersebut sebagai aset budaya dan kepentingan masyarakat Loteng.

- Advertisement -

Berita Populer