Lombok Tengah (Inside Lombok) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Tengah (Loteng) meluncurkan Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) di kawasan Pantai Tanjung Aan, Mandalika, sebagai dukungan terhadap sinergi penanganan sampah nasional. Program ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam rapat koordinasi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) se-Indonesia dan dijadwalkan berlangsung rutin setiap Jumat pada pekan ketiga setiap bulan.
Bupati Loteng, Lalu Pathul Bahri, mengatakan gerakan tersebut melibatkan aparatur sipil negara (ASN) Pemda Loteng, pelajar, mahasiswa, serta unsur TNI dan Polri. Keterlibatan lintas sektor ini ditujukan untuk memperkuat pengelolaan sampah dan menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan.
“Ratusan peserta melakukan aksi bersih-bersih di kawasan Pantai Tanjung Aan, pengangkutan sampah plastik yang berpotensi merusak ekosistem laut serta menurunkan kualitas destinasi wisata,” ujar Pathul dalam keterangannya.
Ia menjelaskan, peluncuran Gerakan Indonesia ASRI merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam mendukung kebijakan nasional terkait pengendalian sampah dan pelestarian lingkungan.
“Gerakan Indonesia ASRI tidak hanya berorientasi pada kebersihan semata, tetapi juga membangun kesadaran bersama untuk menjaga kesehatan lingkungan dan kelestarian alam bagi generasi mendatang,” ujarnya.
Pathul mengajak masyarakat menjadikan gerakan tersebut sebagai budaya bersama, bukan sekadar kegiatan seremonial. “Melalui Gerakan ini kita bisa menjadi wilayah yang aman, sehat, resik, dan indah, serta berkontribusi pada upaya nasional mewujudkan Indonesia yang bersih dan lestari,” tandasnya.

