Lombok Tengah (Inside Lombok) – Direktur Operasional Injourney Tourism Development Corporation (ITDC), Troy Warokka menegaskan bahwa keselamatan pekerja dan relawan atau volunteer yang terlibat dalam penyelenggaraan MotoGP Mandalika menjadi prioritas utama.
“Keselamatan dari pekerja sangat penting, karena mereka adalah tulang punggung dari event ini. Semua didukung oleh para volunteer dan pekerja yang jumlahnya sudah mencapai 2.100 orang, bahkan bisa bertambah hingga 3.000 orang,” ujar Troy saat penandatanganan MOU dengan BPJS Ketenagakerjaan di Mandalika, Selasa (30/9).
Troy menekankan agar seluruh tenaga yang dilibatkan berasal dari masyarakat lokal. Hal ini sekaligus menjadi bagian dari upaya meningkatkan perekonomian daerah dan meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM). “Yang paling penting adalah semua pekerja dari lokal, dan ini bagian dari meningkatkan perekonomian masyarakat dan peningkatan SDM,” tambahnya.
Sebagai bentuk apresiasi, seluruh pekerja dan volunteer yang mendukung MotoGP Mandalika juga telah didaftarkan dalam program BPJS Ketenagakerjaan. “Ini adalah bentuk penghargaan luar biasa kepada mereka yang telah bekerja keras demi kelancaran event ini, dan ini sudah menjadi tahun keempat,” tegas Troy.
Dengan keterlibatan ribuan tenaga kerja lokal, diharapkan MotoGP Mandalika bukan hanya sukses dalam penyelenggaraan, tetapi juga memberi dampak positif secara ekonomi maupun sosial bagi masyarakat Lombok.
Sementara itu, Direktur Utama MGPA, Priandhi Satria, mengatakan bahwa semua pekerja yang turut mensukseskan gelaran MotoGP di Mandalika mendapatkan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kesehatan (JKN). “Ini bentuk komitmen kami untuk mensukseskan event ini,” tandasnya.

