23.5 C
Mataram
Selasa, 3 Maret 2026
BerandaLombok TengahSatgas Pangan Loteng Pantau Distribusi Satu Ton Cabai Rawit di BIZAM

Satgas Pangan Loteng Pantau Distribusi Satu Ton Cabai Rawit di BIZAM

Lombok Tengah (Inside Lombok) – Satgas Pangan Polres Lombok Tengah (Loteng) bersama Pemerintah Kabupaten Loteng memantau kedatangan satu ton cabai rawit merah di fasilitas kargo Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM), dalam rangka menjaga stabilitas harga dan pasokan selama Ramadan. Cabai tersebut didatangkan dari Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan, untuk didistribusikan ke sejumlah pasar di wilayah Loteng.

Kasat Reskrim Polres Loteng , Punguan Hutahaean, mengatakan langkah ini merupakan kebijakan pemerintah untuk menekan lonjakan harga cabai rawit yang mengalami kenaikan signifikan. “Melalui fasilitasi distribusi oleh Bapanas, harga jual kepada konsumen ditetapkan berkisar antara Rp68.000 hingga Rp73.000 per kilogram,” ujarnya.

Ia menegaskan Satgas Pangan akan terus melakukan pengawasan agar distribusi berjalan sesuai ketentuan dan mencegah penyimpangan. “Ini bentuk komitmen kami dalam mendukung kebijakan pemerintah untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan di Lombok Tengah. Kami akan terus melakukan monitoring di tingkat distributor maupun pasar guna mencegah adanya penimbunan atau permainan harga yang dapat merugikan masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Loteng, Nursiah, mengapresiasi dukungan pemerintah pusat dalam membantu daerah menghadapi lonjakan harga cabai, terutama saat Ramadan di tengah faktor cuaca yang memengaruhi produksi dan distribusi.

“Dengan kondisi harga yang cukup tinggi, kami berupaya mencari solusi ke depan. Namun yang paling mendesak adalah pemenuhan kebutuhan masyarakat pada saat bulan Ramadhan ini,” ujarnya.

Ia menambahkan distribusi cabai ini merupakan kerja sama antardaerah antara Lombok Tengah dan Kabupaten Enrekang yang difasilitasi Badan Pangan Nasional. Cabai tersebut akan disalurkan ke Pasar Renteng, Pasar Jelojok, Pasar Barebali, dan Pasar Sengkol di Loteng untuk menjaga ketersediaan dan stabilitas harga di tingkat konsumen.

- Advertisement -

Berita Populer