31.5 C
Mataram
Kamis, 12 Maret 2026
BerandaLombok TengahSupplier Keluhkan Tunggakan Pembayaran Bahan Baku oleh SPPG Darmaji

Supplier Keluhkan Tunggakan Pembayaran Bahan Baku oleh SPPG Darmaji

Lombok Tengah (Inside Lombok) – Seorang supplier bahan baku untuk dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) berinisial HF mengeluhkan tunggakan pembayaran dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Darmaji di Kecamatan Kopang, Lombok Tengah. HF menyebut pembelian bahan baku yang dilakukan pada tahun 2025 hingga kini belum dibayarkan oleh pihak dapur.

HF mengaku telah beberapa kali mendatangi SPPG Darmaji untuk menagih pembayaran, namun hingga saat ini belum menerima kejelasan terkait pelunasan tersebut. “Saya sudah kesana, tapi jawabnya hanya dana belum cair,” katanya.

Selain menemui Kepala SPPG, HF juga mendatangi mitra dapur bernama Heri Anggara untuk menanyakan tunggakan tersebut. Namun menurutnya, Heri menyatakan tidak mengetahui persoalan tersebut karena tanggung jawab pembayaran berada pada kepala dapur. “Dia bilang tidak tahu menahu masalah tonggakan tersebut, karena itu murni menjadi tanggung jawab SPPI sebagai kepala dapur nya,” tuturnya.

HF menyebut anggaran belanja untuk masing-masing SPPG seharusnya telah disalurkan terlebih dahulu sehingga menurutnya tidak ada alasan bagi pihak dapur untuk menunda pembayaran kepada supplier. Ia berharap pihak Badan Gizi Nasional (BGN) dapat segera menyelesaikan persoalan tersebut agar para supplier dapat kembali menjalankan usaha mereka.

“Karena kami sebagai supplier sangat membutuhkan modal tersebut untuk melanjutkan usaha kami, kami juga punya anak istri yang butuh makan, Mohon kepada bapak Korwil, Kareg atau apapun namanya yang berwenang dalam hal ini untuk segera diselesaikan biar kami bisa berusaha lagi,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala SPPI Baiq Laili yang dikonfirmasi menyatakan pihaknya telah melaporkan persoalan tersebut kepada Badan Gizi Nasional dan saat ini sedang dalam proses penanganan. “Kami sudah melaporkan hal tersebut ke BGN dan sedang diproses,” katanya singkat.

- Advertisement -

Berita Populer