Lombok Tengah (Inside Lombok) – Sejumlah Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) dipulangkan oleh otoritas Malaysia karena keberangkatan mereka tidak mengikuti prosedur resmi. Pemulangan terjadi akibat sistem keimigrasian Malaysia yang mendeteksi pekerja berstatus tidak resmi, termasuk mereka yang tidak memperpanjang izin tinggal.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Loteng, Surhatono, mengatakan pemulangan PMI masih kerap terjadi dan harus terus ditangani pemerintah daerah. “Ini pekerjaan kita sehari-hari. Ketika ada pengulangan kasus, kita tetap harus menangani. Kemarin saja empat orang dipulangkan, kalau ada yang dipulangkan pasti ada saja Masyarakat Loteng,” ujarnya, Jumat (14/11).
Ia menegaskan status ilegal PMI umumnya bukan disebabkan kesalahan perusahaan pengirim, melainkan karena izin tinggal pekerja tidak diperpanjang. “Kadang mereka berangkat resmi. Tapi setelah dua tahun tidak memperpanjang izin dan tidak pulang, otomatis keluar dari sistem. Begitu menjadi ilegal,” jelasnya.
Sebagian PMI juga keluar dari jalur resmi akibat ajakan rekan sesama pekerja atau memilih menunggu deportasi karena tidak memiliki biaya kepulangan, meskipun gaji mereka sebelumnya telah dikirimkan ke kampung halaman. Pemda bekerja sama dengan pemerintah desa untuk mendeteksi dini warga yang berniat bekerja ke luar negeri.
“Kita kasih peran desa untuk menggali informasi awal. Supaya kasus seperti ini bisa dicegah sejak sebelum keberangkatan,” katanya.
Sepanjang tahun ini, ratusan PMI asal Loteng telah dipulangkan, jumlah yang disebut lebih banyak dibanding tahun sebelumnya. Pemulangan berkaitan dengan berbagai perusahaan pemberangkatan, dan sebagian pekerja yang dipulangkan tidak lagi tercatat memiliki penyalur resmi.
“Kalau soal PT-nya saya lupa. Beberapa memang tidak ada PT-nya karena berangkat sudah lama dan keluar dari sistem,” ujarnya.
Surhatono menegaskan bahwa pekerja migran yang tidak mengikuti aturan resmi akan tetap dianggap ilegal di negara tujuan, sehingga masyarakat diminta memastikan keberangkatan dilakukan melalui prosedur yang benar.

