26.5 C
Mataram
Sabtu, 7 Februari 2026
BerandaLombok TimurBuktikan Komitmen Lindungi Pekerja, Bupati Lotim Raih Paritrana Award 2025

Buktikan Komitmen Lindungi Pekerja, Bupati Lotim Raih Paritrana Award 2025

Lombok Timur (Inside Lombok) – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur (Lotim) kembali menorehkan prestasi membanggakan. Bupati Lotim, Haerul Warisin, menerima Paritrana Award 2025 yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat di Ballroom Hotel Lombok Raya, Rabu (10/9).

Penghargaan bergengsi ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan Lotim dalam memperluas cakupan jaminan sosial ketenagakerjaan, serta komitmen nyata melindungi pekerja formal maupun informal.

Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan NTB, Eko Nugrianto, mengatakan bahwa Paritrana Award diberikan untuk mengapresiasi Pemda, desa, dan pelaku usaha yang aktif mendorong tercapainya Universal Coverage Jamsostek. “Perlindungan sosial ketenagakerjaan sangat penting agar pekerja terlindungi martabatnya, serta mencegah risiko lahirnya kemiskinan baru,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur NTB, Indah Damayanti Putri, menegaskan bahwa penghargaan ini menjadi bukti komitmen pemerintah dalam menjaga keselamatan dan kesejahteraan pekerja. “Mulai dari provinsi, kabupaten, kota, hingga desa harus bersinergi agar pekerja memiliki perlindungan sosial yang layak,” ujarnya.

Warisin menyampaikan bahwa pencapaian ini merupakan hasil kerja bersama seluruh pihak. Berdasarkan evaluasi tahun 2024, cakupan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Lotim tumbuh signifikan dari 110.300 pekerja pada Desember 2023, menjadi 144.110 pekerja pada Desember 2024, sehingga meningkat 31 persen.

Selain itu, sebanyak 17.195 pekerja rentan telah mendapatkan perlindungan melalui APBD, termasuk petani tembakau yang dibiayai dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). Untuk pegawai non-ASN, dari total 34.555 orang, sudah 32.644 yang terdaftar dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan.

Warisin menambahkan, kedepannya Lotim akan memperkuat edukasi melalui Perisai (Penggerak Jaminan Sosial Indonesia), sekaligus mendorong regulasi lebih kokoh dengan meningkatkan Peraturan Bupati menjadi Peraturan Daerah. “Penghargaan ini bukan akhir, tapi motivasi untuk terus memperluas perlindungan pekerja, terutama masyarakat rentan,” tegasnya.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Lotim, Mohamad Johan Firmansyah, mengungkapkan bahwa hingga Agustus 2025, total klaim yang telah dibayarkan kepada peserta di Lotim mencapai Rp18,8 miliar. Ditambahkannya, Paritrana Award merupakan penghargaan bernilai milyaran rupiah atau bentuk wujud realisasi yang telah diimplementasikan oleh Pemda. Dari beberapa indikator penilaian, poin tertinggi ada pada keberpihakan alokasi anggaran dalam melindungi masyarakat pekerja.

- Advertisement -

Berita Populer