26.5 C
Mataram
Jumat, 6 Februari 2026
BerandaLombok TimurDampak Efisiensi Anggaran, Sasaran PTSL di Lotim Turun 45 Persen

Dampak Efisiensi Anggaran, Sasaran PTSL di Lotim Turun 45 Persen

Lombok Timur (Inside Lombok) – Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Kabupaten Lombok Timur (Lotim) mengalami penurunan signifikan akibat efisiensi anggaran yang dilakukan pemerintah pusat. Tahun ini, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Lotim hanya mampu mengakomodasi kurang dari 8 ribu bidang tanah di 18 desa, turun 45 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Kepala BPN Lotim, I Komang Suarta mengungkapkan awalnya pihaknya dialokasikan untuk menangani 14.250 bidang tanah. Namun, setelah pemotongan anggaran, jumlah sasaran yang dapat ditangani sempat turun drastis menjadi 3.990 bidang. Melalui berbagai upaya efisiensi dan penyesuaian, jumlah tersebut berhasil ditingkatkan menjadi 7.962 bidang.

Meski begitu, dampak pengurangan anggaran ini tetap terasa di tingkat desa. Jika sebelumnya setiap desa bisa mendapatkan ribuan bidang tanah untuk didaftarkan dalam program PTSL, kini setiap desa hanya memperoleh kurang dari 300 bidang.

Awalnya, 19 desa direncanakan mengikuti program ini, tetapi karena keterbatasan anggaran, hanya 18 desa yang bisa terakomodasi. Beberapa desa yang berhasil masuk dalam program PTSL tahun ini di antaranya Lenek Lauk, Gereneng, Batu Putik, Sugian, dan Sambelia. “Satu desa terpaksa ditunda karena luas areal yang harus ditangani terlalu besar. Namun, desa tersebut akan menjadi prioritas utama pada tahun depan,” jelas I Komang Suarta.

Selain itu, dalam dua tahun terakhir, fokus program PTSL mengalami perubahan. Jika sebelumnya lebih berorientasi pada pemetaan bidang tanah, kini lebih menitikberatkan pada luas sasaran yang dapat dicakup.

Terkait penerbitan sertifikat, BPN Lotim memastikan bahwa PTSL kini menerbitkan sertifikat tanah dalam bentuk elektronik. Perubahan ini diklaim akan mempermudah proses administrasi sekaligus meningkatkan keamanan data kepemilikan tanah.

Dengan keterbatasan anggaran yang ada, BPN Lotim tetap berupaya mengoptimalkan program PTSL agar masyarakat dapat merasakan manfaat dari program sertifikasi tanah ini. (den)

- Advertisement -

Berita Populer