BerandaLombok TimurDiduga Salah Tangkap, Pria Nyaris Dihakimi Massa di Lenek

Diduga Salah Tangkap, Pria Nyaris Dihakimi Massa di Lenek

Lombok Timur (Inside Lombok) – Seorang pria nyaris dihakimi massa di Lenek Induk, Kecamatan Lenek, Lombok Timur, setelah dituduh melakukan pencurian di sebuah apotek pada Sabtu (11/04/2026). Setelah diamankan kepolisian, pria tersebut diketahui bukan pelaku, melainkan warga Lombok Tengah yang sedang membeli bakso di sekitar lokasi.

Kapolsubsektor Lenek, IPDA Alam Primayogi menjelaskan, peristiwa bermula ketika terduga pelaku memasuki apotek di Dusun Koloh Motong untuk membeli obat. Setelah beberapa kali memanggil penjaga namun tidak ada respons, terduga pelaku masuk ke dalam dan melihat laci berisi uang dalam kondisi terbuka saat situasi sepi.

“Begitu akan mengambil uang, tangannya dipegang oleh penjaga. Kemudian ia memberontak lalu kabur,” ucapnya, Minggu (12/04/2026).

Saat terduga pelaku melarikan diri, warga melihat seorang pria asing yang sedang duduk di dekat apotek dan diduga sebagai rekan pelaku. Pria tersebut, yang diketahui sedang menunggu bakso, kemudian diamankan warga dan hampir menjadi sasaran amukan massa.

“Terduga pelakunya kabur entah kemana, tapi warga mengira pria yang menunggu bakso itu merupakan teman terduga pelaku. Kemudian dia yang diamankan, kebetulan di lokasi itu memang ada yang jual bakso,” tuturnya.

Polisi kemudian mengamankan pria tersebut ke Polres Lombok Timur untuk menjalani pemeriksaan guna memastikan keterlibatannya. Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar bijak dalam bermedia sosial dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

“Kita tetap periksa untuk memastikan. Tapi kita juga imbau kepada masyarakat untuk bijak ber-media sosial agar tidak menimbulkan kepanikan dan pencemaran nama baik seseorang yang belum pasti,” pungkasnya.

IPDA Alam Primayogi memastikan tidak ada barang yang berhasil dibawa kabur dalam peristiwa tersebut, baik uang tunai maupun obat-obatan, sehingga tidak menimbulkan kerugian.

- Advertisement -

Berita Populer