24.5 C
Mataram
Jumat, 6 Februari 2026
BerandaLombok TimurDikes Lombok Timur Catat Puluhan Kasus HIV pada 2025

Dikes Lombok Timur Catat Puluhan Kasus HIV pada 2025

Lombok Timur (Inside Lombok) – Dinas Kesehatan (Dikes) Lombok Timur mencatat 42 kasus HIV dan 11 kasus AIDS sepanjang 2025. Pemeriksaan dan skrining tengah digencarkan untuk mendeteksi lebih dini penyebaran infeksi, terutama pada kelompok kunci. Upaya ini dilakukan untuk mencegah perkembangan HIV menuju AIDS.

Plt Kepala Dikes Lombok Timur, L. Aries Fahrozi, mengatakan skrining dilakukan secara intensif guna menemukan kasus baru dan memberikan penanganan sejak awal. “Pada tahun 2025 ini kita telah ditemukan sebanyak 42 kasus HIV dan 11 kasus AIDS,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pengobatan diberikan melalui terapi antiretroviral agar virus tidak berkembang. “Virus HIV itu kan memakan kekebalan tubuh penderitanya, nah jika itu terjadi maka penyakit akan gampang masuk. Dengan hilangnya kekebalan tubuh kita itu, kemudian bisa jatuh pada AIDS dan penyakit kategori oportunistis sudah ada dalam tubuh,” jelasnya, Senin (17/11/2025).

Ia menyebut kasus HIV ditemukan berasal dari berbagai kelompok, termasuk hubungan sesama jenis dan kategori lain yang tersebar di beberapa tataran masyarakat. “Ada juga penderitanya yang LSL, kita tidak bilang penderitanya merata. Melainkan adalah kelompok-kelompok tertentu juga,” katanya.

Aries menjelaskan bahwa penularan HIV terjadi melalui darah, cairan seksual, cairan anus, ASI, dan cairan vagina. Ia menegaskan HIV tidak menular melalui udara, air liur, gigitan nyamuk, atau sentuhan fisik. “Tapi untuk transfusi darah sekarang sudah aman, karena syarat untuk transfusi sekarang sangat ketat. Namun yang banyak sekarang melalui hubungan seksual, jarum suntik saja sekarang hanya sekali pakai,” pungkasnya.

Dikes Lombok Timur tidak merinci penyebab spesifik, namun menyebut sebagian terkait perilaku berisiko. Pihaknya memastikan skrining dan pengobatan akan terus dilanjutkan sebagai langkah pengendalian kasus sepanjang 2025.

- Advertisement -

Berita Populer