31.5 C
Mataram
Jumat, 30 Januari 2026
BerandaLombok TimurDukung Lombok Jadi KSPN, Pemda Lotim Terima Hibah SPAM Sembalun Senilai Rp39...

Dukung Lombok Jadi KSPN, Pemda Lotim Terima Hibah SPAM Sembalun Senilai Rp39 Miliar

Lombok Timur (Inside Lombok) – Pemda Lombok Timur (Lotim) menerima hibah aset sementara dan pengelolaan pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Integrated Tourism Development Program (ITDP) Sembalun. Program yang menelan anggaran Rp39 miliar ini resmi diserahterimakan dalam sebuah acara di Kantor Camat Sembalun, Rabu (19/3).

Proyek SPAM ini merupakan bagian dari program Balai Prasarana Permukiman Wilayah Nusa Tenggara Barat (BPPW NTB) yang bertujuan untuk mendukung Lombok sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN). Dengan kapasitas mencapai 80 liter per detik, sistem ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat dan wisatawan di kawasan Sembalun.

Wakil Bupati Lotim, Edwin Hadiwijaya yang turut hadir dalam acara tersebut menekankan pentingnya pengelolaan dan pemeliharaan infrastruktur yang telah dibangun agar berfungsi secara optimal. “Proyek ini memiliki konstruksi yang tidak sederhana. Pengelolaan dan pemeliharaannya membutuhkan tenaga profesional yang benar-benar memahami sistem ini. Oleh karena itu, kita harus memastikan bahwa pengoperasian dan perawatan dilakukan dengan baik,” ujarnya.

Ia juga mengakui adanya tantangan dalam pengelolaan sistem ini, termasuk kapasitas awal yang belum sepenuhnya optimal serta potensi masalah teknis seperti udara yang terperangkap dalam jalur pipa bawah tanah. Untuk mengatasi berbagai tantangan tersebut, Edwin menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah daerah, PDAM, dan masyarakat.

Pemda Lotim dalam hal ini disebutnya berkomitmen memastikan SPAM Sembalun berjalan sesuai dengan desain awal dan memberikan manfaat nyata bagi warga. “Program ini menelan anggaran Rp39 miliar, dan kehadirannya tentu sangat membantu dalam penyediaan air bersih di Sembalun. Pemerintah daerah siap mendukung penuh agar sistem ini dapat dimanfaatkan dengan maksimal,” katanya.

Selain isu air bersih, Edwin juga menyoroti persoalan kebersihan di kawasan wisata Sembalun, khususnya terkait pengelolaan sampah. Ia mengungkapkan rencana untuk membentuk Unit Pelaksana Teknis (UPT) pengelolaan sampah guna memastikan kebersihan lingkungan tetap terjaga.

“Sembalun sebagai destinasi wisata unggulan harus tetap bersih dan nyaman bagi wisatawan. Kami akan segera mengkaji pembentukan UPT sampah agar pengelolaannya lebih terstruktur dan efektif,” tambahnya. (den)

- Advertisement -

Berita Populer