27.5 C
Mataram
Kamis, 5 Maret 2026
BerandaLombok TimurHadapi Lonjakan Mudik Lebaran 2026, ASDP Siagakan Puluhan Kapal di Lintasan Kayangan...

Hadapi Lonjakan Mudik Lebaran 2026, ASDP Siagakan Puluhan Kapal di Lintasan Kayangan – Poto Tano

Lombok Timur (Inside Lombok) – PT ASDP Indonesia Ferry menyiapkan 26 kapal untuk melayani arus mudik Lebaran 2026 di lintasan penyeberangan Kayangan, Lombok Timur menuju Poto Tano, Kabupaten Sumbawa Barat. Armada tersebut disiagakan guna mengantisipasi lonjakan jumlah penumpang dan kendaraan menjelang Hari Raya.

Corporate Secretary ASDP, Imran Firmansyah, mengatakan 26 kapal tersebut dioperasikan dari total 28 armada yang tersedia di lintasan tersebut. Kapal yang disiapkan terdiri dari dua kapal milik ASDP dan 24 kapal milik operator swasta yang menjadi mitra perusahaan.

Ia menjelaskan seluruh kapal telah menjalani pemeriksaan kelayakan atau ramp check oleh Kementerian Perhubungan bersama Komite Nasional Keselamatan Transportasi. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan setiap armada memenuhi standar keselamatan pelayaran sebelum dioperasikan selama periode mudik.

“Aspek keselamatan menjadi prioritas utama dalam pelayanan penyeberangan. Karena itu setiap kapal dipastikan berada dalam kondisi laik operasi, dilengkapi perlengkapan keselamatan yang memadai, serta diawaki kru yang berkompeten,” jelasnya, Kamis (05/03).

ASDP memprediksi puncak arus mudik akan terjadi sekitar lima hari sebelum Lebaran atau pada pertengahan Maret 2026. Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, perusahaan akan menerapkan sistem boarding berbasis kuota serta mendorong masyarakat menggunakan layanan pembelian tiket daring melalui aplikasi Ferizy.

“Kita mengimbau masyarakat agar membeli tiket jauh hari sebelum keberangkatan melalui aplikasi atau situs resmi Ferizy agar perjalanan lebih terencana dan menghindari antrean panjang di pelabuhan,” katanya.

Selain kesiapan armada, ASDP juga menyiapkan berbagai fasilitas pendukung di pelabuhan, termasuk dermaga reguler dan eksekutif, area parkir penyangga, posko kesehatan, serta layanan terpadu yang beroperasi selama 24 jam. Perusahaan juga berkoordinasi dengan kepolisian, TNI, dan Dinas Perhubungan untuk mengatur arus kendaraan dan penumpang di kawasan pelabuhan selama periode mudik.

- Advertisement -

Berita Populer