32.5 C
Mataram
Jumat, 6 Februari 2026
BerandaLombok TimurIngatkan ASN Soal Efisiensi, Pemda Lotim Lantik 170 Pejabat

Ingatkan ASN Soal Efisiensi, Pemda Lotim Lantik 170 Pejabat

Lombok Timur (Inside Lombok) – Bupati Lombok Timur (Lotim), Haerul Warisin, melantik 170 pejabat eselon III di lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) Lotim, Jumat (17/10) di Pendopo I. Dalam arahannya, ia menegaskan pentingnya efisiensi dan profesionalisme aparatur sipil negara (ASN) di tengah kondisi keuangan daerah yang mengalami pemangkasan.

Haerul menyoroti kebiasaan ASN melakukan perjalanan dinas tanpa urgensi jelas. Ia menekankan agar setiap perjalanan memiliki tujuan dan hasil yang terukur. “Jangan ada perjalanan keluar daerah yang tidak jelas. Harus tahu tujuannya apa, membahas apa, dan hasilnya seperti apa. Setiap perjalanan dinas harus memberikan manfaat nyata,” tegasnya.

Haerul juga mengingatkan agar pejabat tidak hidup bergaya mewah di tengah keterbatasan anggaran. Ia mengungkapkan bahwa tahun ini Pemda Lotim mengalami pemangkasan transfer keuangan dari pusat sebesar Rp329 miliar.

“Dengan adanya pemangkasan anggaran sebesar 329 miliar, saya harapkan ASN bekerja lebih keras dan berpikir lebih cerdas dalam menyusun serta menjemput program,” ujarnya.

Terkait mutasi pejabat eselon III dan IV, Haerul menegaskan bahwa proses rotasi dilakukan secara bersih tanpa intervensi pihak manapun. Ia menyebut rotasi jabatan tersebut bertujuan untuk penyegaran birokrasi. “Clean and clear, tidak ada intervensi dari mana pun. Ini semata-mata untuk penyegaran,” tandasnya.

Untuk mengoptimalkan kinerja pejabat baru, Haerul berencana membentuk tim evaluasi khusus yang akan berperan seperti “intel” dalam memantau kedisiplinan dan kinerja di lapangan. “Akan ada tim kami bentuk, semacam intel, untuk memantau apakah mereka bekerja sesuai tugas atau tidak. Saya tidak mungkin setiap hari melakukan sidak langsung,” jelasnya.

Di akhir arahannya, Haerul mengingatkan seluruh pejabat agar menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab di tempat tugas masing-masing. “Penyegaran seperti ini jangan diambil hati. Bekerjalah dengan amanah dan ingat sumpah jabatan yang sudah diucapkan,” pungkasnya.

- Advertisement -

Berita Populer