25.5 C
Mataram
Sabtu, 7 Februari 2026
BerandaLombok TimurKoperasi Merah Putih Resmi Diluncurkan, Bupati Lotim Dorong Koperasi Gali Potensi Lokal

Koperasi Merah Putih Resmi Diluncurkan, Bupati Lotim Dorong Koperasi Gali Potensi Lokal

Lombok Timur (Inside Lombok) – Pemerintah secara nasional resmi meluncurkan program Koperasi Merah Putih (KMP), yang digelar secara serentak di seluruh wilayah Indonesia. Koperasi ini diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal dan kebutuhan riil warga desa.

Di Kabupaten Lombok Timur, peluncuran KMP mendapat perhatian langsung dari Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, yang menekankan pentingnya peran koperasi dalam menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya di sektor usaha mikro dan agribisnis. Ia mengingatkan para pengurus koperasi untuk tidak sekadar membentuk badan usaha semata, melainkan juga jeli membaca peluang ekonomi di tengah masyarakat.

“Jangan sekadar membentuk koperasi hanya untuk formalitas. Harus ada kajian, harus tahu apa yang paling dibutuhkan masyarakat. Misalnya, produksi telur dan daging ayam, ini kebutuhan dasar yang pasarnya sangat terbuka,” ujarnya saat ditemui usai peluncuran KMP, Senin (21/7/2025).

Bupati yang akrab disapa Bupati Iron itu mencontohkan bahwa saat ini pasokan telur dan ayam di Lombok Timur belum mencukupi kebutuhan masyarakat. Bahkan, untuk mencukupi permintaan, pasokan telur sering kali harus didatangkan dari luar daerah seperti Bali.

“Kita kadang masih mengandalkan kiriman telur dari Bali. Ini celah usaha yang bisa diambil koperasi. Kenapa tidak dibentuk usaha ayam petelur dan pedaging? Sangat potensial,” tambahnya.

Ia juga menyampaikan bahwa kebutuhan akan daging ayam, terutama ayam beku, juga belum terpenuhi oleh produksi lokal. Hal ini membuka peluang besar bagi koperasi untuk hadir sebagai solusi ekonomi berbasis produksi pangan. “Selama ini daging ayam beku masih harus didatangkan dari luar karena belum cukup dari lokal. Kalau koperasi mau menyasar itu, pasarnya sudah jelas ada,” tegasnya.

Bupati juga menegaskan bahwa sektor pertanian, peternakan, perikanan, dan industri rumah tangga merupakan bidang strategis yang bisa digarap koperasi di desa. Dengan dukungan kelembagaan yang kuat dan manajemen yang transparan, koperasi diyakini mampu meningkatkan taraf hidup anggotanya.

“Semua jenis usaha yang benar-benar dibutuhkan oleh masyarakat bisa menjadi ladang bisnis koperasi. Apa yang saya sebutkan tadi hanya contoh. Masih banyak potensi yang bisa digali dari desa kita,” pungkasnya.

Program Koperasi Merah Putih merupakan inisiatif pemerintah pusat untuk memperkuat ekonomi kerakyatan, dengan menghidupkan kembali semangat gotong royong dan kemandirian di tengah masyarakat. Di Lombok Timur, peluncuran ini disambut optimis sebagai angin segar bagi tumbuhnya koperasi yang produktif dan berkelanjutan. (den)

- Advertisement -

Berita Populer