31.5 C
Mataram
Jumat, 6 Februari 2026
BerandaLombok TimurLaporan Kasus Kekerasan Seksual Melonjak di Lotim

Laporan Kasus Kekerasan Seksual Melonjak di Lotim

Lombok Timur (Inside Lombok) – Kabupaten Lombok Timur (Lotim) mencatat jumlah laporan kasus kekerasan seksual tertinggi di wilayahnya. Namun, menurut Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) setempat, tingginya angka tersebut justru menandakan adanya peningkatan kesadaran dan keberanian masyarakat dalam melaporkan kasus-kasus yang dialami.

“Ini bukan semata-mata menunjukkan bahwa kejadian pelecehan lebih banyak di Lombok Timur, tetapi menunjukkan bahwa masyarakat mulai berani bicara dan melapor,” jelas Kepala DP3AKB Lotim, Ahmad, Rabu (30/4/2025).

Menurutnya, tidak menutup kemungkinan angka kasus di daerah lain juga tinggi. Namun masih banyak masyarakat yang memilih diam karena berbagai alasan, seperti rasa takut atau anggapan tabu.

Dari data DP3AKB, sejak Januari hingga April 2025, tercatat sebanyak 23 laporan kekerasan yang masuk, mencakup kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), pelecehan seksual, dan bentuk kekerasan lainnya. “Ini data kumulatif dari awal tahun sampai bulan April. Semua laporan kami terima sesuai dengan tugas pokok kami di bidang perlindungan perempuan dan anak,” lanjutnya.

Sebagai langkah preventif, DP3AKB Lotim mendorong pengembangan program Sekolah Ramah Anak (SRA) untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dari kekerasan dan perundungan. “Kami dorong penerapan sekolah ramah anak agar anak-anak lebih terlindungi, terutama dari pelecehan,” ujarnya.

Pemerintah daerah juga telah membuka layanan pelaporan 24 jam bagi korban kekerasan seksual dan KDRT, serta memberikan pendampingan kepada korban yang melapor. Kerahasiaan identitas pelapor dijamin sepenuhnya. “Jika ada laporan hari ini, pendampingan akan kami lakukan paling lambat besok. Privasi dan data korban juga kami jaga ketat,” tutupnya. (den)

- Advertisement -

Berita Populer