Lombok Timur (Inside Lombok) – Aktivitas arus balik Lebaran 2026 di Pelabuhan Penyeberangan Kayangan, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, mengalami peningkatan signifikan sejak beberapa hari terakhir. Memasuki H+5 Lebaran, kepadatan penumpang dan kendaraan diperkirakan masih akan terus bertambah dan mencapai puncaknya pada akhir pekan, Sabtu dan Minggu (H+8 dan H+9).
General Manager Cabang Kayangan, Erlisetya Wahyudi, menyampaikan bahwa lonjakan tertinggi arus balik diprediksi terjadi pada Sabtu dan Minggu. “Perkiraan kami, puncak arus balik akan terjadi pada Sabtu dan Minggu,” ujarnya saat ditemui, Kamis (26/3/2026).
Sejak H+1 hingga H+5 Lebaran, antrean kendaraan roda dua maupun roda empat terlihat memanjang di area pelabuhan. Banyak pemudik harus menunggu berjam-jam untuk dapat menyeberang karena tingginya volume kendaraan yang belum sepenuhnya diimbangi oleh kapasitas kapal.
Data perbandingan menunjukkan adanya kenaikan cukup tajam dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Di Pelabuhan Kayangan, jumlah penumpang meningkat sekitar 19 persen dan kendaraan naik 24 persen. Sementara di Pelabuhan Pototano, peningkatan lebih tinggi terjadi dengan jumlah penumpang mencapai 28 persen dan kendaraan 34 persen, sedangkan secara keseluruhan gabungan kedua pelabuhan mencatat kenaikan penumpang 23 persen dan kendaraan 29 persen.
Erlisetya juga merinci jumlah arus penyeberangan dari Pelabuhan Pototano sejak hari H Lebaran hingga sore hari ini. Tercatat ratusan pejalan kaki serta ribuan kendaraan roda dua dan roda empat telah menyeberang dalam periode tersebut.
Melihat tren yang terus meningkat, pihak pengelola pelabuhan mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan lebih matang. Pemudik disarankan mengatur waktu keberangkatan untuk menghindari kepadatan yang diprediksi terjadi pada puncak arus balik akhir pekan ini.

