24.5 C
Mataram
Rabu, 28 Januari 2026
BerandaLombok TimurLotim Raih Penghargaan Inovasi Terbaik SMART JKN Tingkat Nasional

Lotim Raih Penghargaan Inovasi Terbaik SMART JKN Tingkat Nasional

Lombok Timur (Inside Lombok) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur (Lotim) meraih penghargaan Inovasi Terbaik SMART JKN tingkat nasional dalam ajang Penganugerahan Universal Health Coverage (UHC) Award 2026. Penghargaan tersebut diterima oleh Sekretaris Daerah Lotim pada acara yang digelar di Hotel Jakarta Expo, Selasa (27/1/2026).

Sekretaris Daerah Lotim, M. Juaini Taofik, mengatakan Lombok Timur dinobatkan sebagai terbaik pertama nasional dalam kategori Inovasi Terbaik CO-Celation BPJS Kesehatan bidang kepesertaan melalui program SMART JKN. Inovasi tersebut merupakan terobosan pemerintah daerah untuk mempermudah akses layanan BPJS Kesehatan bagi masyarakat.

“Kita terbaik pertama tingkat nasional. SMART JKN ini sebuah akronim agar layanan BPJS ini lebih setara dan mudah tanpa dibedakan kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, SMART JKN merupakan akronim dari Setara, Mudah, Akuntabel, Responsif, dan Terintegrasi. Setara berarti pelayanan diberikan tanpa membedakan klaster kepesertaan, Mudah dengan cukup menggunakan e-KTP, Akuntabel karena pembiayaan BPJS berasal dari beberapa klaster, Responsif dalam penanganan pasien, serta Terintegrasi dengan berbagai pihak terkait termasuk organisasi perangkat daerah dan BPJS Kesehatan.

“Sederhana sebenarnya inovasi kita ini, tetapi dari Tim Penilai mempercayakan kita sebagai inovasi terbaik satu nasional. Bagi kita di Lotim tentu bukan semata-mata tentang penghargaan, tetapi ini awal dari komitmen kita bahwa idealnya kepesertaan BPJS yakni dengan tagline SMART,” paparnya.

Juaini menyebut, inovasi SMART JKN telah diterapkan sejak Juni 2025 dan melibatkan berbagai unsur. Ke depan, peningkatan akan difokuskan pada kualitas layanan, khususnya peningkatan sumber daya manusia di fasilitas kesehatan.

“Kualitas SDM kita di faskes masih bervariasi, masih ada keluhan-keluhan dari masyarakat kurang ramah atau kurang senyum. Tentu itu akan kita tingkatkan, baik yang pasien BPJS atau tidak, harus senyumnya sama,” tegasnya.

Ia menambahkan SMART JKN akan dijadikan sebagai kontrol kualitas bagi seluruh SDM layanan kesehatan agar memberikan pelayanan tanpa membedakan status kepesertaan. “Kita sudah terbaik nasional, jangan sampai kita malu dengan hal seperti itu,” pungkasnya.

Selain meraih penghargaan inovasi terbaik, Pemkab Lotim juga memperoleh nominasi UHC kategori Pratama, yang diberikan kepada daerah dengan cakupan kepesertaan UHC di atas 98 persen dan tingkat keaktifan kepesertaan mencapai 80 persen.

- Advertisement -

Berita Populer