31.5 C
Mataram
Jumat, 6 Februari 2026
BerandaLombok TimurPanen Raya di Wanasaba, Bupati Lotim Apresiasi Swasembada Pangan Nasional

Panen Raya di Wanasaba, Bupati Lotim Apresiasi Swasembada Pangan Nasional

Lombok Timur (Inside Lombok) – Bupati Lombok Timur (Lotim), Haerul Warisin bersama jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), unsur Forkopimda, dan Kelompok Tani Lauk Untas melaksanakan panen raya padi di Desa Wanasaba. Kegiatan ini merupakan bagian dari panen raya padi serentak yang digelar di 14 provinsi penghasil padi utama, yang diinisiasi oleh Kementerian Pertanian Republik Indonesia.

Dalam acara tersebut, Bupati Lombok Timur turut mengikuti secara virtual panen raya yang diselenggarakan serentak di 14 provinsi sentra utama padi. Presiden RI, Prabowo Subianto, memimpin kegiatan tersebut dari Kabupaten Majalengka, Provinsi Jawa Barat. “Panen raya ini menjadi bukti komitmen pemerintah untuk mempercepat tercapainya swasembada pangan nasional,” ujar Presiden dalam acara tersebut.

Ia juga menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk rasa syukur pemerintah di bawah Kabinet Merah Putih atas capaian dalam sektor pangan. Presiden Prabowo memberikan apresiasi atas upaya bersama dalam menjaga kestabilan harga pangan yang tetap terjangkau oleh masyarakat, terutama selama bulan Ramadan hingga perayaan Idul Fitri 1446 Hijriah.

“Saya mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus bekerja dengan niat baik demi membela rakyat, terutama yang kurang mampu,” katanya. Presiden menekankan bahwa ketekunan dalam menjaga stabilitas harga pangan, meskipun harga global mengalami gejolak, akan membawa hasil yang baik bagi seluruh rakyat Indonesia.

Selain itu, Presiden Prabowo mendorong agar sektor pertanian terus ditingkatkan, dengan harapan petani Indonesia dapat merasakan hasil panen yang lebih baik. “Petani adalah tulang punggung negara, dan sangat disayangkan jika sebagian elite perkotaan tidak menyadari peran vital mereka,” tambah Presiden.

Ia juga menekankan pentingnya kebijakan yang berbasis pada pemikiran yang rasional dan niat tulus untuk kemajuan bangsa, serta mendorong pertukaran teknik dan pengalaman antarwilayah demi memajukan sektor pertanian di seluruh Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin menyampaikan rasa syukur atas hasil panen yang menggembirakan di Kecamatan Wanasaba. Ia juga menyebutkan perbedaan kondisi panen dengan beberapa kecamatan lain yang terdampak angin kencang. “Meskipun ada beberapa daerah yang terdampak cuaca buruk, kami tetap bersyukur atas hasil yang ada,” ungkapnya.

Bupati juga mengingatkan pentingnya kemandirian pangan di daerah, mengingat Lombok Timur memiliki peran penting sebagai penyangga pangan nasional. Ia menekankan bahwa dengan hampir 1,5 juta jiwa penduduk, keberlanjutan pertanian harus tetap dijaga meskipun cuaca dan iklim sering berubah.

Bupati juga mengapresiasi perbaikan dalam distribusi pupuk bersubsidi dan mengimbau petani yang belum menerima agar segera melapor. “Kami mendorong penggunaan pupuk organik dan mengingatkan agar penggunaan pupuk urea tidak berlebihan,” katanya.

Ia juga menyoroti potensi integrasi sektor pertanian dan peternakan dengan memanfaatkan pupuk kandang sebagai salah satu solusi untuk pertanian yang lebih ramah lingkungan. Menanggapi potensi kendala di masa depan, Bupati menginstruksikan Dinas Pertanian untuk segera mengajukan proposal pengadaan alat pemanen seperti combine harvester dalam jumlah lebih banyak.

“Kita harus memanfaatkan kondisi cuaca yang mendukung agar hasil panen dan kualitas gabah semakin baik,” tambahnya. Bupati berharap dengan langkah-langkah tersebut, sektor pertanian di Lombok Timur akan terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat. (den)

- Advertisement -

Berita Populer