31.5 C
Mataram
Jumat, 6 Februari 2026
BerandaLombok TimurPesona Budaya Pengadangan Jadi Wadah Harmoni Lewat Prosesi Metu Telu

Pesona Budaya Pengadangan Jadi Wadah Harmoni Lewat Prosesi Metu Telu

Lombok Timur (Inside Lombok) – Puncak Pesona Budaya 7 Pengadangan digelar dengan prosesi adat Metu Telu dan Betetulak pada Minggu di Desa Pengadangan, Lombok Timur. Acara yang diikuti ribuan warga dari berbagai usia ini menjadi wadah harmonisasi masyarakat serta mendapat dukungan Bupati Lombok Timur untuk dilaksanakan setiap tahun.

Kegiatan tersebut menampilkan sejumlah atraksi budaya, mulai dari perpaduan Gedang Beleq, tari Metu Telu, teatrikal Midang, simbolisasi Metu Telu, hingga kirab ribuan dulang Betetulak. Partisipasi luas masyarakat menunjukkan bahwa Pesona Budaya Pengadangan tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga ruang silaturahmi yang memperkuat hubungan sosial.

Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin, mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan yang dikemas secara unik dan menarik. Ia menilai Pesona Budaya harus menjadi sarana penanaman nilai moral, pelestarian tradisi, serta pemersatu masyarakat.

“Budaya salah aatu cara untuk menjaga persatuan dan kesatuan, pemerintah akan mendukung kegiatan ini karena kegiatan ini sangat positif,” jelasnya.

Kepala Desa Pengadangan, Iskandar, menjelaskan bahwa Metu Telu mengajarkan bahwa kehidupan tidak bertumpu pada satu pilar, melainkan tiga poros utama: hukum agama, hukum pemerintahan, dan hukum adat. Ia menegaskan bahwa ajaran tersebut merupakan falsafah Sasak tentang keseimbangan hidup.

“Metu itu artinya Lahir dan Telu artinya Tiga. Itu bukan tentang orang solat 3 kali sehati melainkan falsafah Sasak atau hukum 3 seperti lahir, hidup, dan mati,” jelasnya.

Kehadiran Bupati dan Wakil Bupati Lombok Timur dalam prosesi Metu Telu serta teatrikal Midang menjadi simbol harmonisasi tiga unsur kehidupan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut. Sinergi keduanya dianggap mewakili keselarasan antara pemerintahan, adat, dan agama yang menjadi poros masyarakat.

Sebanyak 5.000 dulang Betetulak turut dikirab sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, diikuti masyarakat dari anak-anak hingga lansia. Kekompakan warga menjadi faktor penting yang mendorong suksesnya penyelenggaraan Pesona Budaya Pengadangan tahun ini.

- Advertisement -

Berita Populer