Lombok Timur (Inside Lombok) – Kecamatan Selong menjuarai Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Tingkat Kabupaten Lombok Timur (Lotim), namun Camat Selong menegaskan pembinaan kafilah tetap akan ditingkatkan. Evaluasi dilakukan karena pelaksanaan MTQ tingkat kelurahan belum dapat digelar secara seremonial akibat keterbatasan anggaran.
Camat Selong, Lalu Rudho Arindi, mengatakan hasil pada MTQ merupakan rangkaian panjang pembinaan yang telah berjalan di setiap kelurahan. Ia menjelaskan tidak adanya MTQ tingkat kelurahan menyebabkan proses seleksi dilakukan secara terpusat.
“Jadi kita di Selong tidak ada MTQ tingkat kelurahan secara seremonial karena keterbatasan anggaran. Akhirnya kemarin pada saat MTQ tingkat kecamatan kami gelar secara keroyokan, artinya dilakukan secara bersama-sama,” katanya.
Menurutnya, seleksi peserta dimulai dari tingkat kelurahan dengan cara tim mendatangi pusat-pusat pembinaan. “Sebanyak 49 orang yang berhasil kita jaring dan menjadi perwakilan Kecamatan Selong. Alhamdulillah dengan keterbatasan itu, kita mampu menjadi yang terbaik,” paparnya.
Ia menambahkan pihak kecamatan tetap berupaya menyediakan hadiah bagi para juara meski anggaran terbatas. Persiapan juga dilakukan untuk kafilah yang akan mewakili Lotim pada MTQ tingkat provinsi.
Melalui program Selong Meriri, Camat Ridho memastikan pembenahan dilakukan pada seluruh aspek di kecamatan, termasuk penguatan pembinaan setiap TPQ sebagai tempat belajar para kafilah.

