30.5 C
Mataram
Rabu, 11 Februari 2026
BerandaLombok TimurRibuan Jamaah Haji Lombok Timur Ikuti Manasik Haji 1447 H

Ribuan Jamaah Haji Lombok Timur Ikuti Manasik Haji 1447 H

Lombok Timur (Inside Lombok) – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur memulai bimbingan manasik haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi yang diikuti 1.401 calon jamaah haji. Kegiatan tersebut dibuka oleh Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin, Selasa (10/2/2026), di Masjid Agung Al-Mujahidin Selong sebagai tahapan awal persiapan sebelum keberangkatan ke Tanah Suci.

Dalam sambutannya, Haerul Warisin mengingatkan pentingnya mengikuti seluruh rangkaian manasik secara sungguh-sungguh. Ia menegaskan ibadah haji merupakan panggilan istimewa yang tidak semua orang peroleh, sehingga setiap materi bimbingan perlu dipahami dengan baik.

“Manasik bukan sekadar teori, tetapi panduan lahir dan batin serta gambaran detail rukun-rukun haji yang harus dipahami dengan baik,” ujarnya.

Haerul Warisin juga mengimbau para calon jamaah menjaga sikap dan perilaku selama menjalankan ibadah haji. Ia mengingatkan agar jamaah menghindari perbuatan yang dilarang dalam ibadah haji, seperti fusuq, jidal, dan rofats, karena dapat mengurangi kesempurnaan ibadah.

Pada kesempatan tersebut, Haerul Warisin menyinggung peresmian Kantor Imigrasi Kelas II (B) Lombok Timur yang diharapkan mempermudah pengurusan paspor, visa, serta keperluan haji dan umrah tanpa harus ke Mataram. Ia menekankan agar pelayanan kepada masyarakat dilakukan secara maksimal dan tidak mempersulit.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Lombok Timur, Makinudin, mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur dalam penyelenggaraan ibadah haji. Ia menyampaikan bahwa seluruh calon jamaah haji tahun ini mendapatkan jas dan jaket (jasket) yang difasilitasi pemerintah kabupaten sebagai identitas jamaah Lombok Timur.

Bimbingan manasik haji tingkat kabupaten dijadwalkan berlangsung mulai 10 Februari dan dilanjutkan di tingkat kecamatan hingga 14 Februari 2026 di empat lokasi. Kegiatan ini bertujuan membekali jamaah agar mampu melaksanakan ibadah haji secara tertib, mandiri, dan sesuai tuntunan.

- Advertisement -

Berita Populer