27.5 C
Mataram
Senin, 2 Februari 2026
BerandaLombok TimurRibuan Warga Denggen Gelar Selamet Dowong dan Ziarah Makam

Ribuan Warga Denggen Gelar Selamet Dowong dan Ziarah Makam

Lombok Timur (Inside Lombok) – Ribuan warga Kelurahan Denggen, Kecamatan Selong, Lombok Timur, menggelar tradisi Selamet Dowong dan ziarah makam pada Senin (02/02/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT sekaligus doa bersama agar hasil pertanian diberi keberkahan dan panen melimpah.

Rangkaian kegiatan diawali dengan parade dulang dari Masjid Denggen menuju pemakaman umum. Warga kemudian melaksanakan prosesi ziarah makam dan doa bersama yang diikuti oleh masyarakat dari berbagai lingkungan di Kelurahan Denggen.

Ketua Panitia, Retno Sirnopati, menyampaikan bahwa Selamet Dowong merupakan warisan budaya leluhur yang memiliki nilai simbolik tinggi dan perlu terus dilestarikan. Ia berharap tradisi tahunan tersebut dapat masuk dalam kalender budaya daerah sehingga mendapat dukungan pemerintah.

“Ini wujud kearifan lokal yang bisa mendunia. Tradisi ini harus terus dilestarikan, sekaligus menerima inovasi dari para penerus agar tetap eksis,” ujarnya.

Sesepuh Kelurahan Denggen, Lalu Slamet, menjelaskan bahwa Selamet Dowong telah dilaksanakan secara turun-temurun setiap tahun. Berdasarkan cerita para tetua dan catatan sejarah NTB, wilayah Denggen diyakini berasal dari daerah Tempit, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, yang kemudian berkembang menjadi Desa Denggen dan Desa Keslet.

Ia menambahkan, Selamet Dowong dimaknai sebagai zikir dan doa bersama agar tanaman padi diberi keselamatan serta dijauhkan dari hama. Ritual dilakukan saat usia padi 1–2 bulan, diawali gotong royong membersihkan makam dan mata air Mertasari, dilanjutkan penyembelihan ayam dan prosesi simbolik di area persawahan. Tradisi ini selalu digelar pada hari Senin sebagai bentuk penghormatan kepada pendiri Kelurahan Denggen dan diyakini memiliki nilai historis dan religius bagi masyarakat setempat.

- Advertisement -

Berita Populer