Lombok Timur (Inside Lombok) – Serapan gabah oleh Bulog Cabang Lombok Timur (Lotim) sampai per tanggal 2 Juni 2025 telah mencapai 34 ribu ton lebih setara beras yang diambil dari petani lokal. Kepala Bulog Cabang Lotim, Separmansah mengatakan bahwa Angka tersebut telah mencapai 115 persen dan melebihi target nasional yang ditetapkan oleh Bulog Pusat kepada Bulog Cabang Lotim.
Serapan ini pun merupakan tertinggi yang pernah dicapai sepanjang berdirinya di Lotim. “Kita sudah mencapai 115 persen melebihi target, tapi ini masih ada potensi kenaikan lagi karena masih ada spot-spot daerah yang akan panen raya,” ungkapnya.
Target yang diberikan oleh Bulog Pusat yakni sebesar 27.600 ton setara beras, angka tersebut sudah jauh melebihi serapan saat ini dan merupakan jadi yang tertinggi selama berdirinya Bulog di Lotim.
Sampai bulan Mei sudah mencapai 100 persen target yang diberikan, sebelumnya angka capaian itu baru bisa dicapai selama satu tahun. Ini merupakan sejarah baru di Bulog Cabang Lotim dan menjadi pelecut semangat menuju Indonesia swasembada pangan. “Ini merupakan angka serapan tertinggi selama berdirinya Bulog di Lotim,” ungkapnya, Rabu (04/05/2025).
Serapan gabah petani yang dilakukan oleh Bulog Cabang Lotim hampir merata dari semua wilayah yang ada, namun yang terbesar yakni dari Kecamatan Jerowaru dan Sakra. Beberapa wilayah yang masih belum tersentuh secara luas akan dimaksimalkan penyerapannya dengan melakukan pendekatan-pendekatan.
Adapun wilayah yang masih kecil penyerapannya akan dimaksimalkan melalui kerjasama dengan TNI, Dinas Pertanian, dan Pemda Lotim agar semua desa tersentuh. Ini merupakan sejarah baru selama berdirinya Bulog secara nasional bahwa saat ini menjadi penyerapan gabah tertinggi. (den)

