24.5 C
Mataram
Jumat, 6 Februari 2026
BerandaLombok TimurTertinggi di NTB, Penemuan Suspek TBC di Lombok Timur Capai 75,7 Persen

Tertinggi di NTB, Penemuan Suspek TBC di Lombok Timur Capai 75,7 Persen

Lombok Timur (Inside Lombok) – Penemuan suspek Tuberkulosis (TBC) di Kabupaten Lombok Timur pada 2025 mencapai 75,7 persen dan menjadi yang tertinggi di NTB. Pemeriksaan dilakukan di seluruh kecamatan sebagai langkah deteksi dini penyebaran TBC untuk mencegah penularan lebih lanjut di masyarakat.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Lombok Timur, Aries Fahrozi, menjelaskan bahwa angka tersebut bukan jumlah penderita TBC, melainkan orang yang diduga memiliki gejala atau riwayat kontak erat dengan pasien positif.

“Angka itu hanya terduga atau suspek, belum tentu terkena TBC dan itu kita dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ungkapnya, Jumat (14/11/2025). Dari target penemuan 3.303 kasus, tercatat 1.863 kasus positif TBC ditemukan tahun ini, lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya.

Aries menyebut tingginya angka temuan berkaitan dengan jumlah penduduk Lombok Timur yang besar. “Karena kita mempunyai penduduk tertinggi, maka angka absolutnya tentu kita tinggi juga,” paparnya. Semua kasus positif telah mendapatkan terapi dengan tingkat keberhasilan pengobatan mencapai 90 persen.

Upaya pencegahan dilakukan melalui investigasi kontak terhadap orang-orang yang tinggal atau berinteraksi dekat dengan pasien positif TBC. “Yang sudah kontak erat dengan orang yang positif TBC, maka kita berikan obat terapi atau TPT supaya bakteri yang masuk pada tubuhnya tidak dapat berkembang baik. Sosialisasi juga kita lakukan kepada masyarakat dan skrining TBC,” jelasnya.

Gejala awal TBC meliputi batuk lebih dari dua minggu, penurunan berat badan, dan kurang nafsu makan. Warga dengan gejala tersebut serta riwayat kontak erat dimasukkan dalam kategori suspek dan harus diperiksa lebih lanjut.

“Mereka harus kita periksa dengan standar pengobatan yang kita miliki, terutama dahaknya. TBC ini penularannya lewat udara seperti batuk dan bersin, maka virusnya bisa menyebar dan mengenai orang sekitarnya. Maka orang sekitarnya harus kita periksa,” ujarnya.

Aries menambahkan bahwa pengobatan yang dilakukan secara teratur memungkinkan pasien TBC sembuh total. “Virus dalam tubuh dapat dengan cepat dimusnahkan apabila mengikuti proses pengobatan dengan baik. Apabila ada keluhan dan riwayat kontak dengan orang positif TBC, maka bisa langsung memeriksakan dirinya jika sayang kepada orang terdekat,” pungkasnya.

- Advertisement -

Berita Populer