Lombok Timur (Inside Lombok) – Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di salah satu dapur SPPG Kecamatan Aikmel viral di media sosial setelah warga mengeluhkan isi paket makanan yang dinilai tidak sesuai, terutama karena dibagikan untuk jatah tiga hari ke depan. Menu tersebut berisi dua jagung mentah, satu rambutan, dua telur, dan satu mika kecil kacang polong. Hingga berita ini diturunkan, pihak dapur maupun Kepala SPPI belum memberikan klarifikasi terkait polemik tersebut.
Menu MBG itu menjadi perbincangan setelah sejumlah warga membagikan foto dan keluhan di media sosial. Warga menilai isi paket yang dibagikan untuk konsumsi tiga hari tidak sebanding dengan kebutuhan gizi siswa penerima manfaat. Terlebih, dua buah jagung yang diberikan masih dalam kondisi mentah.
Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya, M, mengatakan menu yang dibagikan kepada para penerima manfaat tidak sesuai dengan anggaran per siswa. Ia menyoroti pemberian dua jagung mentah dalam satu paket untuk jatah tiga hari.
“Coba saja bayangkan, selama tiga hari hanya diberikan paket seperti itu. Kita bukannya tidak bersyukur, tapi kalau menunya seperti itu, setiap hari anak kami makan,” paparnya.
M juga mempertanyakan kandungan gizi dalam paket tersebut. Menurutnya, jumlah dan jenis makanan yang diberikan tidak mencukupi kebutuhan gizi anak selama tiga hari. “Telur 2 biji sama rambutan satu biji, gizi apa yang didapatkan anak-anak kita selama tiga hari itu,” terangnya.
Warga meminta agar SPPG atau pihak dapur melakukan evaluasi terhadap menu penyaluran MBG pada bulan Ramadhan. Mereka mengingatkan agar pelaksanaan program tidak menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Sampai dengan berita ini diturunkan, pihak dapur maupun Kepala SPPI belum memberikan tanggapan resmi terkait menu MBG yang viral tersebut.

