32.5 C
Mataram
Jumat, 6 Februari 2026
BerandaLombok UtaraFokus pada Pemutakhiran Data, Pemkab KLU Targetkan Kenaikan PAD Tahun 2026

Fokus pada Pemutakhiran Data, Pemkab KLU Targetkan Kenaikan PAD Tahun 2026

Lombok Utara (Inside Lombok) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Utara (KLU) menargetkan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada tahun 2026 mendatang. Melalui Badan Pendapatan Daerah (Bappenda) KLU, target PAD tahun depan direncanakan naik menjadi Rp341 miliar dari target tahun 2025 sebesar Rp303 miliar.

Kepala Bappenda KLU, Tri Dharma Sudiana, mengatakan bahwa meskipun target tersebut belum final, pihaknya optimis angka itu bisa dicapai. “KLU tahun 2025 sudah aman, sekarang kita lagi tahap perencanaan untuk tahun 2026. Itu memang di perencanaan kita targetnya Rp341 miliar, dan ini belum final, kita tunggu pembahasan dengan TPAD dan Banggar,” ujarnya, Kamis (13/11).

Tri menyebutkan, realisasi PAD tahun 2025 menunjukkan tren positif. Beberapa sektor PAD bahkan sudah melampaui target hingga 105 persen. “Kalau kita di Bappenda, yang awalnya ditargetkan 89 persen, sekarang posisinya sudah 97 persen realisasinya,” jelasnya.

Untuk tahun depan, Bappenda juga menaikkan target pada sektor-sektor yang dikelolanya, dari Rp204 miliar pada 2025 menjadi Rp219 miliar di 2026 atau naik sekitar Rp19 miliar. Lebih lanjut, Tri menegaskan bahwa peningkatan PAD tidak hanya bergantung pada besarnya target, tetapi juga pada akurasi dan validitas data potensi pajak. Oleh karena itu, Bappenda KLU akan melakukan pemutakhiran data besar-besaran.

“Kita lagi pendataan untuk tahun 2026, kita akan memutakhirkan data potensi, data wajib pajak baru, dan menegakkan regulasi terkait pungutan seperti reklame dan bangunan liar berizin,” ujarnya.

Selain memperluas basis wajib pajak baru, Bappenda juga akan mengintensifkan penagihan tunggakan pajak yang masih ada. “Masih ada tunggakan pajak, dan itu juga menjadi salah satu sumber capaian target 2026. Tapi fokus utama tetap pada optimalisasi wajib pajak baru,” pungkasnya.

- Advertisement -

Berita Populer