31.5 C
Mataram
Jumat, 6 Februari 2026
BerandaLombok UtaraBayi Meninggal Usai Ibu Hamil Disuruh Pulang, Respons Lamban RSUD KLU Disorot

Bayi Meninggal Usai Ibu Hamil Disuruh Pulang, Respons Lamban RSUD KLU Disorot

Lombok Utara (Inside Lombok) – Seorang bayi di Lombok Utara (KLU) meninggal dunia setelah ibunya, Winda Astusi, warga Desa Sigar Penjalin, diduga tidak mendapat penanganan serius di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) KLU. Pihak keluarga menyesalkan keputusan rumah sakit yang meminta Winda pulang meski mengeluhkan sakit perut parah.

Menurut keterangan Sabarudin, keluarga pasien, kejadian bermula pada Kamis (9/10) pagi ketika Winda memeriksakan diri ke Puskesmas Pemenang karena sakit perut dan didiagnosis mengalami infeksi saluran kemih (ISK). Setelah mendapat suntikan dan obat, kondisinya tidak membaik sehingga ia dibawa ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD KLU.

“Di IGD RSUD bukannya dirawat malah meluruskan hasil diagnosa Puskesmas Pemenang dan pasien disuruh pulang,” ungkap Sabarudin.

Tak lama setelah pulang, Winda kembali merasakan sakit perut hebat hingga bayinya lahir di rumah. Bayi kemudian dilarikan ke RSUD KLU untuk mendapatkan perawatan intensif di inkubator, namun nyawanya tidak tertolong. “Yang saya sesalkan kenapa pasien disuruh pulang, padahal pasien sudah kasih tahu kalau perutnya sakit sekali,” ujarnya.

Keluarga menilai petugas rumah sakit kurang serius menangani keluhan pasien. “Petugas bilang tidak apa-apa, itu hanya infeksi saluran kencing. Seharusnya ditangani dengan serius apalagi kalau benar pasien infeksi saluran kencing dan lagi hamil seperti itu,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Direktur RSUD KLU, drg. Nova Budiharjo, menyampaikan pihaknya telah memerintahkan Kepala Seksi Hubungan Masyarakat untuk memeriksa insiden tersebut dan akan memberikan keterangan resmi setelah seluruh data terkumpul. “Pasien masih dirawat di RSUD, besok kita klarifikasi kalau sudah clear keterangannya,” katanya.

- Advertisement -

Berita Populer