Lombok Utara (Inside Lombok) – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lombok Utara (KLU) menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesejahteraan masyarakat, khususnya para guru ngaji dan marbot masjid. Baznas menyalurkan bantuan zakat, infak, dan sedekah kepada 637 penerima manfaat yang tersebar di lima kecamatan di KLU.
“Hari ini, kami menyalurkan bantuan zakat, infak, dan sedekah kepada para mustahik, yaitu guru ngaji dan marbot masjid. Secara keseluruhan, ada 637 orang yang menerima bantuan ini,” ujar Kepala Baznas KLU, Sayuti, Senin (24/3).
Penyaluran bantuan ini dilakukan secara bertahap di setiap kecamatan. Pada Jumat lalu, Baznas telah menyalurkan bantuan kepada 126 orang di Kecamatan Gangga, bersamaan dengan acara Festival Ramadan yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama. Hari ini, giliran 131 orang di Kecamatan Tanjung dan 94 orang di Kecamatan Pemenang yang menerima bantuan.
“Besok, kami akan melanjutkan penyaluran bantuan di Kecamatan Kayangan dan Bayan, dengan total 286 penerima manfaat. Dari 637 penerima manfaat, 366 orang adalah marbot masjid dan 271 orang adalah guru ngaji,” terangnya.
Penyaluran bantuan ini merupakan agenda rutin Baznas yang dilaksanakan setiap tahun pada momen hari besar Islam. Diharapkan bantuan ini dapat meningkatkan semangat para guru ngaji dalam mendidik anak-anak mengaji dan para marbot dalam merawat masjid.
“Kami berharap, dengan bantuan ini, para guru ngaji dapat meningkatkan aktivitas mereka di masyarakat, terutama dalam mendidik anak-anak kita mengaji. Demikian pula dengan para marbot, semoga mereka semakin termotivasi untuk meningkatkan aktivitas mereka dalam pemeliharaan masjid,” jelasnya.
Sementara itu, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra KLU, Atmaja Gumbara menekankan, pentingnya peningkatan penyaluran zakat untuk kemajuan KLU. Selain itu, dana zakat yang disalurkan Baznas berasal dari berbagai sumber, salah satunya adalah zakat yang ditunaikan oleh para Aparatur Sipil Negara (ASN) di KLU. “Salah satu sumber utama zakat yang disalurkan Baznas adalah dari zakat yang ditunaikan oleh para ASN,” ujarnya.
Penyaluran zakat kali ini menyasar para guru ngaji dan marbot masjid di wilayah KLU. Penyaluran zakat ini merupakan ikhtiar Pemda KLU bersama Baznas untuk meringankan beban para penerima manfaat. “Kami berharap, kedepannya, Baznas semakin eksis dan semakin banyak masyarakat yang menyalurkan zakatnya melalui Baznas. Ini merupakan bentuk sinergi yang baik antara pemerintah daerah dan Baznas. Sehingga akan memberikan manfaat bagi masyarakat Lombok Utara, terutama para mustahik, fakir miskin, sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku,” jelasnya. (dpi)

