23.5 C
Mataram
Kamis, 5 Maret 2026
BerandaLombok UtaraBelum Lama Diresmikan, Paving Alun-alun Dayan Gunung Sudah Amblas

Belum Lama Diresmikan, Paving Alun-alun Dayan Gunung Sudah Amblas

Lombok Utara (Inside Lombok) – Sejumlah titik paving block di Alun-Alun Dayan Gunung, Kabupaten Lombok Utara (KLU), dilaporkan mengalami kerusakan meski belum lama diresmikan dan dibuka untuk umum. Kondisi tersebut menjadi sorotan setelah video kerusakan beredar di media sosial Facebook dan memunculkan pertanyaan masyarakat terkait kualitas pengerjaan proyek.

Menanggapi hal itu, Pemerintah Daerah melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPRKP) KLU memastikan perbaikan telah mulai dilakukan pada Selasa (13/1). “Ya, betul. Tadi pagi sudah kita inventaris (kerusakannya). Hari ini langsung dilakukan perbaikan,” ujar Kabid Cipta Karya PUPRKP KLU, Rangga Wijaya.

Rangga menegaskan proyek tersebut tidak diresmikan tanpa pengawasan. Ia menyebut sebelum dibuka untuk umum telah dilakukan proses pemeriksaan atau Pre-Delivery Inspection (PDI). Namun, menurutnya, beberapa faktor teknis dan kondisi lapangan baru terlihat setelah fasilitas digunakan secara masif oleh masyarakat.

Terkait penyebab kerusakan paving block, Rangga menjelaskan masalah utama diduga berasal dari kepadatan struktur tanah dasar, bukan kualitas material paving. “Kepadatan tanah dasar kemungkinan besarnya. Semakin banyak liat area timbunan, potensi amblas pasti ada di titik tertentu,” terangnya.

Selain faktor tanah, kondisi cuaca juga dinilai berpengaruh. Intensitas hujan tinggi yang melanda Lombok Utara dalam dua hari terakhir disebut membuat tanah di bawah lapisan paving menjadi jenuh air dan labil. “Sangat berpengaruh (kondisi cuaca,red). Kalau kita lihat, dua hari ini intensitas hujan cukup tinggi,” katanya.

Rangga memastikan perbaikan tidak menggunakan anggaran tambahan karena proyek masih dalam masa pemeliharaan. Sesuai kontrak, masa pemeliharaan berlangsung selama 180 hari kalender atau enam bulan, sehingga seluruh kerusakan menjadi tanggung jawab kontraktor pelaksana. “Setiap kerusakan sepenuhnya menjadi tanggung jawab kontraktor selama masa pemeliharaan ini,” pungkasnya.

- Advertisement -

Berita Populer