BerandaLombok UtaraBidik Pasar Global, Dekranasda KLU Siapkan Akses bagi Produk UMKM

Bidik Pasar Global, Dekranasda KLU Siapkan Akses bagi Produk UMKM

Lombok Utara (Inside Lombok) – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Lombok Utara (KLU) mulai menyiapkan langkah strategis untuk mendorong produk UMKM lokal menembus pasar internasional. Persiapan tersebut dilakukan menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Dekranasda ke-46 yang akan dipusatkan di Makassar pada Juni–Juli 2026.

Ketua Dekranasda KLU, Rohani Najmul Akhyar, menegaskan pihaknya berperan sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam memperluas akses pasar bagi para perajin. Menurutnya, fokus utama saat ini adalah mengatasi persoalan yang selama ini dihadapi pelaku UMKM, terutama terkait akses pasar dan legalitas produk.

“Kami hadir sebagai jembatan. Fokus kita bukan hanya mendampingi proses produksi, tapi memastikan perajin punya akses menuju pasar yang jelas, baik domestik maupun mancanegara,” ujarnya, Rabu (1/4/2026).

Ia menyebut kreativitas perajin di KLU cukup tinggi, namun distribusi produk masih menjadi tantangan utama. Untuk itu, Dekranasda tengah menyiapkan proses kurasi produk unggulan yang dinilai layak dipasarkan di hotel-hotel berbintang di KLU hingga menembus pasar ekspor.

“Selain itu, kami Dekranasda juga mendorong inovasi dalam pengembangan produk, termasuk pada sektor fashion,” katanya.

Selain pengembangan produk, Dekranasda KLU juga mulai menjajaki pola pembiayaan kreatif dengan menggandeng pihak swasta dan berbagai mitra melalui skema kemitraan. Langkah ini diambil untuk memastikan program pembinaan UMKM tetap berjalan tanpa sepenuhnya bergantung pada APBD.

Sementara itu, Wakil Ketua Dekranasda KLU, RR Pungky Kusmalahadi Syamsuri, mendorong inovasi di sektor fashion agar produk lokal lebih mudah diterima pasar.

“Inovasi adalah kunci. Penggunaan kain khas daerah tidak harus melulu seratus persen tenun. Kita bisa memadukannya dengan batik atau material lain agar lebih fleksibel, modis, dan menarik secara visual tanpa menghilangkan identitas lokalnya,” pungkasnya.

- Advertisement -

Berita Populer