Lombok Utara (Inside Lombok) – Polres Kabupaten Lombok Utara (KLU) meningkatkan intensitas patroli dialogis melalui Satuan Samapta sebagai upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Patroli ini difokuskan pada titik-titik keramaian vital dengan tujuan mencegah tindak kriminalitas serta mempererat kemitraan antara polisi dan masyarakat.
Kegiatan patroli dilakukan di sejumlah lokasi yang menjadi pusat aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat, seperti area perbankan dan kawasan Pelabuhan Bangsal di Kecamatan Pemenang, gerbang utama menuju Gili Trawangan.
“Kegiatan ini adalah pilar utama dalam upaya pencegahan kriminalitas dan potensi gangguan keamanan. Kami tidak hanya melakukan pemantauan situasi kamtibmas, tetapi yang terpenting, kami berinteraksi langsung,” ujar Kasat Samapta AKP Lalu Iskandar Zulkarnain, Senin (27/10).
Dalam pelaksanaannya, personel Sat Samapta berdialog dengan pedagang kaki lima, pengguna jasa pelabuhan, dan petugas pengamanan setempat. Interaksi ini menjadi sarana bagi kepolisian untuk memantau kondisi keamanan sekaligus mempererat kemitraan dengan masyarakat. “Kami juga mempererat kemitraan antara Polri dan masyarakat. Ini adalah wujud bahwa keamanan adalah tanggung jawab bersama,” tambahnya.
Selain pemantauan, patroli tersebut dimanfaatkan untuk memberikan edukasi publik. Petugas mensosialisasikan layanan darurat Kepolisian 110 agar masyarakat dapat melapor dengan cepat ketika menghadapi situasi darurat atau menemukan tindak kejahatan.
“Kegiatan ini juga menjadi wadah bagi kami untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya kewaspadaan kolektif, menjaga lingkungan sekitar, serta tidak segan melapor apabila terjadi situasi yang mencurigakan, sekecil apa pun itu,” jelas Iskandar.
Melalui pendekatan humanis dan proaktif, Polres KLU berharap kehadiran aparat di tengah masyarakat dapat memperkuat rasa aman serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. (dpi)

