26.5 C
Mataram
Sabtu, 7 Februari 2026
BerandaLombok UtaraDewan Tekankan Kemudahan Izin Investasi Jadi Kunci Pembangunan KLU

Dewan Tekankan Kemudahan Izin Investasi Jadi Kunci Pembangunan KLU

Lombok Utara (Inside Lombok) – Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) insentif investasi yang tengah disusun Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU) diakui sangat diperlukan. Raperda ini akan memudahkan bagi investor masuk ke KLU untuk berinvestasi.

Anggota DPRD KLU fraksi Gerindra, Artadi menerangkan meskipun saat ini raperda tersebut masih ada pembahasan lebih lanjut di DPRD, pemerintah daerah setempat sudah harus menyiapkan komitmen memberikan kemudahan kepada investor yang mau berinvestasi ke KLU. Pasalnya, daerah dinilai bisa maju apabila ada investor masuk. Bahkan bila perlu izinnya digratiskan.

Menurutnya, jika diberikan semua kemudahan itu, maka mereka akan membangun dan memberikan dampak positif bagi daerah. “Jangan terlalu dipersulit investor masuk ke daerah kita, karena daerah yang maju itu pasti karena investasi. Makanya saran saya gratiskan izin investasi untuk investor yang masuk ke daerah,” ujarnya, Kamis (6/3).

Dampak positif dengan semakin banyaknya investor masuk ke KLU, ditambah kemudahan-kemudahan diberikan pemerintah. Diantaranya lapangan pekerjaan semakin tersedia, Pendapatan Asli Daerah (PAD) meningkat, hingga pertumbuhan ekonomi meningkat. “Misalnya investor bangun perusahaan, masyarakat bisa kerja, PAD pasti tinggi dengan adanya perusahaan itu. Pengangguran berkurang, kemiskinan berkurang juga,” ungkapnya.

Untuk menarik banyaknya investor yang berinvestasi di KLU tentu harus ada jaminan bagi mereka. Karena orang yang berinvestasi akan mencari aman dan kenyamanan. Salah satunya dengan mempermudah langkah para investor yang masuk. “Jangan dipersulit, masyarakat juga harus mendukung investor yang masuk Lombok Utara. Kalau kita membangun Lombok Utara dengan uang kita yang ada, tidak mampu kita. Tapi kalau ada investor yang membangun ke Lombok Utara ini yang kita dukung,” jelasnya.

Artadi menyebutkan, harus ada magnet yang menggaet orang untuk datang ke KLU. Tidak hanya terbatas pariwisata saja, tetapi harus ada investasi yang masuk. Sayangnya, sekarang ini investor masih ragu-ragu untuk masuk ke KLU karena belum aman. Pasalnya baru akan masuk sudah dikritik, tentu mereka urung berinvestasi jika responnya seperti itu. “Tentu investor akan berusaha cari aman, pasti akan mengikuti aturan yang ada. Kalau mau maju, investor harus kita perbanyak,” demikian. (dpi)

- Advertisement -

Berita Populer