24.5 C
Mataram
Jumat, 6 Februari 2026
BerandaLombok UtaraDorong Peningkatan Produksi, Puluhan Petani KLU Diberi Bantuan Traktor Tangan

Dorong Peningkatan Produksi, Puluhan Petani KLU Diberi Bantuan Traktor Tangan

Lombok Utara (Inside Lombok) – Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) KLU kembali menunjukkan komitmen seriusnya dalam memajukan sektor pertanian dengan menyalurkan 28 unit hand traktor kepada kelompok tani di wilayahnya. Diharapkan bisa menjadi angin segar yang menjawab dahaga akan alat pertanian modern yang selama ini masih sangat tinggi di tengah-tengah petani KLU.

Kepala DKP3 KLU, Tresnahadi, mengungkapkan bahwa ada puluhan hand traktor yang disalurkan ini merupakan buah kolaborasi apik antara anggaran dinas dan bantuan aspirasi (pokok pikiran) dari anggota DPRD KLU. “Jadi total hand traktor itu ada 28 unit, 14 dari dinas dan 14 dari pokir DPRD KLU. Banyak kelompok tani kita yang meminta hand traktor itu setiap tahun,” ujarnya, Kamis (31/7).

Diakui, kebutuhan akan alat dan mesin pertanian (alsintan), terutama hand traktor, di Lombok Utara memang masih sangat mendesak. Betapa vitalnya alat ini bagi para petani. Bahkan penyaluran bantuan ini tidak dilakukan secara sembarangan, melainkan berdasarkan proposal yang diajukan oleh masing-masing kelompok tani. “Kami pakai cara ini untuk memastikan bahwa alat yang diberikan benar-benar sesuai dengan kebutuhan riil di lapangan, sehingga pemanfaatannya bisa maksimal,” jelasnya.

Tak hanya hand traktor, DKP3 KLU juga telah menyerahkan bantuan alsintan lainnya. Salah satunya adalah mesin pemanen padi yang sudah dianggarkan satu unit dan telah diserahkan kepada kelompok pengusul. Namun, daftar permintaan alsintan (Alat Mesin Pertanian) dari masyarakat petani rupanya masih panjang. “Tidak hanya alat ini, masih banyak juga alat lain yang diminta masyarakat, seperti mesin pemotong rumput,” katanya.

Lebih lanjut, melihat luasnya lahan pertanian di KLU, baik itu lahan basah yang mencapai sekitar 5.400 hektar maupun lahan kering seluas 9.000 hektar, kebutuhan akan hand traktor menjadi sangat rasional. Dimana bantuan ini diberikan setiap tahunnya, dengan rata-rata sekitar tiga puluhan unit hand traktor, bahkan masih terbilang kurang.

“Alhamdulillah, kita bisa kolaborasi dengan DPRD memenuhi kebutuhan kelompok-kelompok tani kita. Sebab kalau dari kami sendiri mungkin anggarannya tidak cukup. Saya bersyukur dengan adanya pokir DPRD yang membantu mencicil kebutuhan para petani ini,” imbuhnya.

Dengan adanya bantuan alsintan ini, DKP3 KLU menaruh harapan besar agar para petani dapat memanfaatkan hand traktor tersebut semaksimal mungkin untuk mengolah lahan mereka. Peningkatan produksi pertanian tentu akan berdampak langsung pada kesejahteraan petani dan ketahanan pangan di Lombok Utara. “Ya harapan kami, bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk mengolah lahan, agar nantinya itu produksi akan semakin meningkat,” demikian. (dpi)

- Advertisement -

Berita Populer