Lombok Utara (Inside Lombok)- Dua mahasiswa ditemukan di Pantai Nipah, Dusun Nipah, Desa Malaka, Kecamatan Pemenang, Lombok Utara (KLU) pukul 01.30 WITA. Seorang perempuan berinisial MVPN (19) asal Mataram ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Sedangkan korban lainnya, RA, laki-laki (19) asal Sumbawa ditemukan tidak sadarkan diri di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP)
Atas kejadian tersebut, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres KLU melakukan olah TKP korban meninggal dunia. Berdasarkan keterangan saksi dan keluarga korban, sekitar pukul 16.30 Wita, RA bersama rekannya MVPN berangkat dari kampus menuju Pantai Nipah dengan mengendarai sepeda motor untuk melihat matahari terbenam (sunset). Namun, hingga pukul 24.00 Wita, MVPN tidak kunjung pulang, sehingga orang tua korban melakukan pengecekan kepada rekan-rekan kuliah putrinya. “Keluarga MVPN mengetahui bahwa korban berada di sekitar Pantai Nipah. Pihak keluarga kemudian menuju lokasi untuk melakukan pencarian,” ujar Kapolres KLU, AKBP Agus Purwanta, melalui Kasat Reskrim Polres KLU, AKP Punguan Hutahaean, Kamis (27/8).
Kemudian sekitar pukul 01.30 WITA, RA ditemukan dalam keadaan tidak sadarkan diri di sekitar TKP dan langsung dibawa ke Puskesmas Nipah. Sekitar pukul 06.30 Wita, MVPN juga ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di lokasi yang sama dengan posisi telungkup. “Dugaan sementara korban meninggal karena terkena benda tumpul di bagian kepala,” ungkapnya.
Sementara itu, barang bukti berupa 1 unit sepeda motor sudah diamankan di Mapolsek Pemenang. Kemudian RA sudah dirujuk ke RS Bhayangkara untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut, serta akan dilakukan autopsi pada MVPN. “Untuk perkembangan penyelidikan nanti disampaikan kembali,” ucapnya.
Adapun salah seorang pedagang di Pantai Nipah, Aswadi, mengaku terkejut dengan adanya penemuan mayat tersebut. Mengingat sebelumnya tidak ada kejadian seperti itu, apalagi dugaannya korban sebagai korban begal. “Tumben kejadiannya, sebenarnya KLU ini aman,” ucapnya. Kendati demikian, diharapkan kejadian seperti ini tidak terulang kembali. Serta pihak kepolisian diharapkan bisa melakukan patroli di sekitar wilayah tersebut, terlebih kondisi jalanan yang kurang penerangan.

