Lombok Utara (Inside Lombok) – Sebuah pagelaran musik bertajuk Soundtuari dengan konsep unik dan berpotensi mendunia akan dihadirkan di Gili Air. Acara yang direncanakan berlangsung pada September mendatang ini diprediksi akan menjadi daya tarik baru bagi wisatawan lokal maupun mancanegara.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Utara (KLU), Dewi Tresni Budi Astuti, menyebut Soundtuari bukan sekadar festival musik biasa. Acara ini dirancang untuk memadukan alunan musik etnik yang kaya dengan keindahan alam Gili Air yang memesona, menciptakan sebuah pengalaman yang imersif dan tak terlupakan bagi para pengunjung.
“Acara ini rencananya akan dihadiri oleh Wakil Gubernur NTB. Nantinya juga akan ada serangkaian acara pra-event jelang acara puncaknya di September, pada tanggal 2 Mei konferensi pressnya,” ujarnya, Senin (28/4).
Harapannya, rangkaian pra-event ini akan menjadi bagian dari perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) KLU. Bahkan, Bupati KLU telah memberikan sinyal positif untuk menghadirkan artis-artis ternama yang dapat memeriahkan sukacita HUT KLU sekaligus menjadi pemanasan jelang Soundtuari. “Support pemda, mereka sejauh ini hanya meminta kita mensupport di UMKM-nya. Itu saja yang mereka minta, pendanaan dari mereka (EO),” ucapnya.
Lebih lanjut, dukungan ini diharapkan dapat memberdayakan ekonomi lokal dan memberikan platform bagi produk-produk unggulan KLU untuk dikenal lebih luas. Apalagi dengan kehadiran event berskala internasional seperti ini diyakini akan memberikan dampak positif yang signifikan bagi promosi pariwisata daerah, menarik lebih banyak wisatawan berkualitas, dan meningkatkan perekonomian lokal.
Terlebih, Gili Air, yang dikenal dengan keindahan pantai berpasir putih, air laut yang jernih, serta suasana yang tenang dan alami, dipandang sebagai lokasi yang sangat ideal untuk menggelar Soundtuari. Kombinasi antara alunan musik etnik yang mendamaikan jiwa dengan keindahan alam yang memanjakan mata diharapkan dapat menciptakan sebuah harmoni yang unik dan berkesan bagi para pengunjung. (dpi)

