25.5 C
Mataram
Kamis, 5 Februari 2026
BerandaLombok UtaraGenjot Perekonomian, Pemkab KLU Prioritaskan Jalan Strategis di 2026

Genjot Perekonomian, Pemkab KLU Prioritaskan Jalan Strategis di 2026

Lombok Utara (Inside Lombok) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Utara (KLU) memulai rangkaian proyek strategis tahun anggaran 2026 dengan fokus pada percepatan pembangunan infrastruktur yang merata di lima kecamatan. Kebijakan ini ditujukan untuk meningkatkan aksesibilitas wilayah serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan kualitas pelayanan publik hingga ke pelosok desa.

Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) KLU, Bambang Gunawan, mengatakan pembangunan tahun 2026 mengusung prinsip keadilan wilayah. Peningkatan dan rekonstruksi jalan kabupaten diprioritaskan pada ruas-ruas strategis yang memiliki peran penting bagi aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya sektor pertanian dan pariwisata.

“Kami menyasar ruas-ruas strategis yang menghubungkan antarwilayah, akses ke pemukiman, hingga sentra-sentra pertanian. Tujuannya jelas, agar distribusi hasil bumi lancar dan mobilitas masyarakat semakin efisien. Seluruh kecamatan mendapat porsi pembangunan secara adil,” ujarnya, Rabu (4/2).

Selain infrastruktur jalan, Pemkab KLU juga melanjutkan pembangunan fasilitas sosial dan ruang publik. Proyek lanjutan Islamic Center akan berjalan bersamaan dengan pembangunan Youth Center yang disiapkan sebagai ruang kreatif bagi generasi muda. Pemerintah daerah juga merencanakan pembangunan Gapura Kabupaten sebagai simbol identitas daerah.

“Kami ingin pemuda memiliki wadah positif untuk berkarya. Selain itu, wajah daerah juga akan dipercantik dengan pembangunan Gapura Kabupaten sebagai simbol identitas tanah Dayan Gunung,” tuturnya.

Di sektor pemerintahan dan layanan dasar, Dinas PUPR KLU mengawal pembangunan kantor baru BPBD dan Inspektorat untuk mendukung tata kelola pemerintahan. Selain itu, dilakukan pengembangan jaringan distribusi air minum dan sambungan rumah di Desa Loloan, Kecamatan Bayan, pemeliharaan sistem pengolahan air limbah di kawasan wisata Gili Trawangan, serta pelaksanaan program sanitasi permukiman.

Seluruh proyek strategis tersebut dipastikan dilaksanakan dengan pengawasan ketat dan prinsip akuntabilitas. Pemkab KLU menegaskan pembangunan infrastruktur dilakukan untuk memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

“Pembangunan ini adalah komitmen Pemkab KLU untuk menghadirkan kemajuan yang berkelanjutan. Kami ingin memastikan infrastruktur yang terbangun memiliki kualitas tinggi dan benar-benar berpihak pada kebutuhan masyarakat luas,” pungkasnya.

- Advertisement -

Berita Populer