30.5 C
Mataram
Jumat, 23 Januari 2026
BerandaLombok UtaraJamin Kehalalan Pangan, Puluhan Jagal di Lombok Utara Ikuti Pelatihan Juliha

Jamin Kehalalan Pangan, Puluhan Jagal di Lombok Utara Ikuti Pelatihan Juliha

Lombok Utara (Inside Lombok) – Puluhan juru sembelih dan jagal di Kabupaten Lombok Utara mengikuti pelatihan Juru Sembelih Halal (Juliha) yang digelar oleh Lembaga Sembelih Halal (LSH) Hidayatullah bekerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3). Kegiatan ini dilakukan untuk menjamin keamanan dan kehalalan daging yang dikonsumsi masyarakat.

Ketua LSH Hidayatullah Pusat, Nanang Hanani, mengatakan peserta pelatihan terdiri dari jagal rumah potong hingga supplier SPPG. Mereka dibekali pemahaman teknik penyembelihan sesuai syariat, termasuk aspek sebelum dan sesudah penyembelihan. Pelatihan ini juga merupakan bagian dari gerakan edukasi yang dilakukan secara luas di berbagai daerah.

“Target kami ke depan, minimal ada dua Juliha di setiap desa. Fokus kami adalah mengedukasi aspek ante-mortem (sebelum penyembelihan) dan post-mortem (setelah penyembelihan). Menjaga kehalalan adalah tanggung jawab besar terhadap konsumen,” ujar Nanang.

Nanang juga mendorong pemerintah untuk merumuskan regulasi yang lebih tegas terkait sertifikasi halal rumah potong hewan, termasuk penerapan sistem penghargaan dan sanksi. “Harapannya, peserta menguasai ilmu ini secara kaffah demi menyelamatkan umat dari konsumsi makanan yang diragukan kehalalannya,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala UPTD KPP Kecamatan Tanjung, Nasiadi, menyebut meski wilayah Tanjung telah memiliki Rumah Potong Hewan (RPH) bersertifikat halal, masih terdapat tantangan pada aspek lingkungan.

“Kami memiliki empat petugas yang sudah bersertifikat dan satu yang menyusul. Namun, PR besar kami adalah soal sterilitas lingkungan. Aspek higienis area RPH harus standar agar kehalalan daging didukung oleh kebersihan tempatnya,” ungkapnya.

Nasiadi berharap pelatihan serupa dapat menjangkau masyarakat yang lebih luas, sehingga kesadaran terhadap pangan halal tumbuh dari hulu hingga hilir. “Melalui sinergi antara lembaga keagamaan dan pemerintah ini, diharapkan mampu menjadi daerah yang unggul dalam penyajian pangan halal, sehat, dan higienis bagi masyarakat maupun wisatawan,” pungkasnya.

- Advertisement -

Berita Populer