32.5 C
Mataram
Jumat, 6 Februari 2026
BerandaLombok UtaraKLU Ditarget Punya Alun-Alun Tahun Ini

KLU Ditarget Punya Alun-Alun Tahun Ini

Lombok Utara (Inside Lombok) – Rencana Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Lombok Utara (KLU) mengubah Lapangan Tioq Tata Tunaq atau Lapangan Tanjung menjadi alun-alun kota masih berjalan. Saat ini rencana pembangunan alun-alun sebagai ikon KLU itu masih dalam tahap pembahasan, dan ditargetkan sudah mulai terbangun 2025 ini.

Bupati KLU, Najmul Akhyar mengatakan masyarakat di KLU tentu membutuhkan ruang publik yang nyaman untuk berinteraksi maupun bersosialisasi. Perencanaan pembangunan alun-alun ini pun sudah dimulai sejak 2024 lalu, sehingga di tahun ini diharapkan bisa cepat dieksekusi.

“Iya, kita upayakan 2025 terbangun. Tadi diskusi kita apakah satu tahap atau dua tahap (pembangunannya, Red). Saya arahkan tadi sedapat mungkin satu tahap, itu bagus. Ya kita berpikir sekali, jangan berulang-ulang,” katanya, Senin (10/3).

Dari hasil ekspos yang dilakukan Senin (10/3) pagi, ada beberapa hal yang menjadi evaluasi. Antara lain agar pembangunannya sesuai dengan harapan dan memberikan kenyamanan bagi para pengunjungnya. Pasalnya, alun-alun ini juga menjadi tempat anak-anak muda di KLU yang membutuhkan ruang untuk menyalurkan kreativitas mereka, sehingga diharapkan alun-alun ini menjadi salah satu jawabannya.

“Evaluasi kita tadi, kita minta lebih memperbanyak ruang publik dan juga menjadikan alun alun ini sebagai ikon bagi KLU. Jadi tidak hanya terbangun begitu saja, tetapi ada manfaatnya,” terangnya.

Di sisi lain, pembangunan alun-alun ini sekaligus sebagai pintu masuk ke daerah perkantoran KLU, tentunya perlu penataan yang rapi. Kendati demikian, saat ini masih banyak beberapa warung menempati di area sekitar lapangan. Kendati demikian, Pemda KLU akan menata sejumlah pedagang tersebut, sehingga memberikan kenyaman bagi mereka.

“Itu yang kita pikirkan, saya tadi menyampaikan bahwa kita harus mengakomodir kepentingan para pedagang, kita sediakan space supaya mereka bisa tempati. Nanti begitu alun alun sudah dibuat mereka tidak kehilangan tempat, mungkin ditata tempatnya saja, tapi tetap memperhatikan estetika,” jelasnya.

Ditambahkan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) KLU, Kahar Rizal mengatakan pada izin ekspos yang dilakukan ini menjelaskan desain pembangunan alun-alun akan seperti apa. Kemudian perencanaan pembangunan dan perencanaan anggaran. Di mana dalam membangun alun-alun tentu kesiapannya paling utama.

“Tentu kesiapannya itu, diantaranya lapangan pengganti yang sudah di bangun dibelakang PLUT, kesiapan hibah koramil yang saat ini kita masih menunggu info dari kementerian pertahanan hibah dari TNI ke pemda. Dan memastikan kesiapan terkait dengan pedagang-pedagang di sekitar lapangan,” ujarnya.

Untuk itu, turut hadir dari Koperindag, Satpol PP, kecamatan Tanjung, Kepala Desa Tanjung terkait dengan koordinasi masalah ini. Sehingga pihaknya nanti akan melakukan sosialisasi sebelum dilakukan pembangunan. “Jadi apabila itu sudah semua dipastikan sudah siap, maka dalam waktu segera kami bisa melelang rencana pembangunannya,” tandasnya. (dpi)

- Advertisement -

Berita Populer