Lombok Utara (Inside Lombok) – Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU) tengah mempersiapkan pemberian tunjangan hari raya (THR) untuk Aparatur Negeri Sipil (ANS) di wilayahnya. Alokasi anggaran untuk THR ASN tahun ini diperkirakan mencapai Rp13 miliar.
“Akan diberikan sesuai dengan gaji dan tunjangan satu bulan untuk setiap pegawai,” ujar Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) KLU, Sahabudin, Selasa (11/3). Saat ini pihaknya tinggal menunggu kebijakan dari pemerintah pusat, yakni dari Kementerian Keuangan, terkait pencairannya.
Nantinya proses pencairan THR untuk PNS biasanya dilakukan sekitar 10 hari sebelum Idulfitri, meskipun jadwal pastinya masih menunggu instruksi resmi dari pemerintah pusat. “Tentunya, kami akan mengikuti petunjuk teknis yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat,” katanya.
Meskipun anggaran untuk THR ASN sudah disiapkan, pihaknya tetap akan memastikan proses pencairannya berjalan lancar dan tepat waktu. Pemerintah daerah berkomitmen untuk memberikan hak-hak para ASN menjelang Lebaran agar dapat merayakan Idulfitri dengan lebih baik.
Melihat besarnya anggaran yang disiapkan untuk THR ASN, diharapkan dapat memberikan manfaat tambahan bagi para pegawai negeri yang selama ini terus bekerja memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Di sisi lain, untuk tenaga kontrak pemberian THR masih tergantung pada kebijakan masing-masing pimpinan. Hal ini disebabkan oleh keterbatasan anggaran yang tersedia untuk tenaga kontrak. Meskipun demikian, diharapkan keputusan segera diambil oleh pimpinan terkait, mengingat pentingnya kesejahteraan bagi seluruh tenaga kerja di pemerintah daerah. “Iya PNS saja (anggaran Rp13 miliar, Red) yang tenaga kontrak nanti tergantung kebijakan pimpinan masing-masing instansi,” demikian. (dpi)

