25.5 C
Mataram
Jumat, 6 Februari 2026
BerandaLombok UtaraPemkab Apresiasi Petani Inovatif, KLU Berpotensi Jadi Sentra Kakao NTB

Pemkab Apresiasi Petani Inovatif, KLU Berpotensi Jadi Sentra Kakao NTB

Lombok Utara (Inside Lombok) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Utara (KLU) memberikan piagam penghargaan kepada sejumlah petani kakao di Kampung Coklat Senara, Desa Genggelang, Kecamatan Gangga, sebagai bentuk apresiasi atas inovasi dan kontribusi mereka dalam pengembangan pertanian.

Langkah ini dilakukan karena daerah tersebut memiliki potensi besar dengan luas lahan sekitar 5.000 hektare yang mendukung pengembangan dan peluang ekspor kakao. Wakil Bupati KLU, Kusmalahadi Syamsuri, mengatakan kawasan Gangga berpotensi menjadi sentra kakao NTB melalui konsentrasi pengembangan dari hulu hingga hilir.

“Ini menjadi potensi yang sangat besar buat Kabupaten, khususnya buat petani. Dengan konsentrasi pengembangan kakao, KLU berpotensi menjadi sentra kakao NTB, meningkatkan posisi strategis daerah ini dalam produksi kakao di NTB,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa varietas baru kakao juga telah dikembangkan oleh petani setempat.

Kusmalahadi mengapresiasi upaya para petani yang terus melakukan riset untuk menghasilkan varietas unggul. “Saya pribadi berbangga hati karena masyarakat kami ini, masyarakat yang luar biasa. Kembangkan terus dan melakukan riset supaya ada varites unggul yang akan muncul lagi,” ungkapnya.

Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) NTB, I Gede Putu Aryadi, menyatakan bahwa kakao Desa Genggelang memiliki potensi kuat dan diminati investor luar.

“Dua Minggu yang lalu saya melapor kepada bapak Gubernur NTB kaitan dengan masalah potensi KLU, ini menjadi perhatian tersendiri bapak Gubernur karena coklat KLU khususnya Desa Genggelang ini dilirik oleh investor dari luar terkait dengan kualitas,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa saat ini pemerintah tengah mengupayakan sertifikasi varietas lokal agar memiliki perlindungan hukum serta nilai bisnis lebih tinggi.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) KLU, Tresnahadi, mengatakan penghargaan ini menjadi bentuk dukungan pemerintah kepada para petani kakao di wilayah tersebut.

“Oleh karena itu, tentu apa yang telah dilakukan oleh para petani Kakao kita, khususnya yang ada di Desa Genggelang ini harus kita apresiasi supaya memberikan semangat kepada para petani Kakao kita agar lebih inovatif,” ujarnya.

Pengembangan kakao di KLU saat ini terus didorong melalui penguatan varietas lokal, peningkatan kualitas produksi, dan dukungan pemerintah daerah serta provinsi untuk memperluas daya saing di pasar.

- Advertisement -

Berita Populer