Lombok Utara (Inside Lombok) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Utara (KLU) menargetkan pembangunan kembali kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) pada tahun 2026. Pembangunan ini diprioritaskan karena BPBD menjadi satu-satunya organisasi perangkat daerah yang masih menempati kantor sementara sejak gempa bumi 2018.
Bupati KLU, Najmul Akhyar, mengatakan BPBD membutuhkan kantor yang layak sebagai pusat komando penanganan bencana. Menurutnya, keberadaan fasilitas yang representatif sangat penting agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan optimal.
“Kita ikhtiarkan, mudah-mudahan bisa tahun ini. Kami menganggap BPBD adalah institusi yang sangat penting, terlebih di saat-saat kebencanaan seperti sekarang. Mereka harus punya tempat yang representatif agar bisa melayani masyarakat dengan baik,” ungkapnya, Selasa (27/1).
Terkait lokasi pembangunan, Pemkab KLU tengah mengkaji sejumlah titik strategis di wilayah Gondang, Kecamatan Gangga. Sedikitnya terdapat dua lokasi yang dipertimbangkan, salah satunya berada di dekat Polsek Gondang, tepatnya di bekas gedung Dinas Lingkungan Hidup.
“Rencana lokasi ada di beberapa tempat di Gondang. Ada dua titik, salah satunya di dekat Polsek Gondang, tepatnya di bekas gedung Lingkungan Hidup (LH) dulu,” terangnya.
Selain opsi pembangunan di lokasi baru, pemerintah daerah juga mempertimbangkan rehabilitasi total di lokasi kantor BPBD yang saat ini ditempati. Opsi tersebut akan ditentukan berdasarkan pertimbangan teknis dan efektivitas pelaksanaan. “Nanti akan kita lihat mana yang lebih pas. Apakah di titik-titik baru tersebut atau tetap di tempat yang sekarang namun diperbaiki total. Insya Allah, kita ikhtiarkan bisa terealisasi tahun ini,” pungkasnya.

