31.5 C
Mataram
Jumat, 6 Februari 2026
BerandaLombok UtaraPerbaikan Total Layanan Kesehatan KLU, Pemda Bentuk Tim Transformasi dan Investigasi

Perbaikan Total Layanan Kesehatan KLU, Pemda Bentuk Tim Transformasi dan Investigasi

Lombok Utara (Inside Lombok) – Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU) membentuk Tim Transformasi dan Tim Investigasi untuk memperbaiki sistem layanan kesehatan daerah, menyusul meninggalnya seorang bayi di RSUD KLU yang memicu aksi massa pada 17 Oktober 2025. Langkah ini diambil sebagai respons cepat atas aspirasi masyarakat terkait kualitas pelayanan publik.

Pj. Sekretaris Daerah KLU, Sahabudin, menegaskan bahwa pemerintah daerah (Pemda) berkomitmen menangani persoalan layanan publik secara serius, terutama di sektor kesehatan. “Kami pemda mengakui ada kekurangan dan mengajak semua pihak untuk bersama-sama memperbaiki sistem layanan kesehatan yang ada,” ujarnya, Senin (20/10).

Sahabudin membenarkan bahwa Direktur RSUD Tanjung, drg. Nova, telah mengundurkan diri sebagai bentuk tanggung jawab moral setelah enam bulan menjabat. “Keputusan yang diambil kami sangat hargai. Untuk surat pengundurannya apakah diterima atau tidak, itu keputusannya ada di bupati. Kami meminta jajaran RSUD untuk melanjutkan perbaikan dan tanggung jawab ini,” jelasnya.

Pemda KLU selanjutnya membentuk Tim Transformasi Peningkatan Layanan Kesehatan yang akan bekerja di seluruh fasilitas kesehatan, termasuk RSUD, Puskesmas, dan Pustu di desa-desa. “Tugas utamanya adalah bekerja, mencermati masalah, dan merumuskan langkah konkret untuk peningkatan layanan,” kata Sahabudin.

Selain itu, Tim Investigasi khusus juga akan dibentuk untuk mengusut penyebab kematian bayi di RSUD KLU. “Pemda akan membentuk Tim Investigasi untuk melihat apakah peristiwa tersebut terjadi karena kesalahan prosedur, kesalahan diagnosa, atau penyebab lain,” ujarnya.

Sahabudin menegaskan, jika ditemukan pelanggaran prosedur atau kesalahan dalam pelayanan, Pemda akan menjatuhkan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku. Ia juga mengimbau seluruh tenaga medis di RSUD, Puskesmas, Pustu, dan fasilitas lainnya untuk bekerja dengan semangat dan profesionalisme.

“Jadikan tugas ini sebagai ladang pengabdian dan ibadah, karena kesehatan masyarakat adalah pondasi utama bagi kemajuan daerah kita tercinta,” tutupnya.

- Advertisement -

Berita Populer