Lombok Utara (Inside Lombok) – Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU) menjajaki kerja sama lintas daerah dengan Pemerintah Kabupaten Madiun, Jawa Tengah, melalui kunjungan kerja untuk memperkuat sektor industri, pariwisata, dan pembangunan daerah. Kunjungan ini dilakukan pada Jumat (9/1) sebagai upaya menggali potensi kolaborasi strategis guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kedua wilayah.
Wakil Bupati KLU, Kusmalahadi Syamsuri, menyampaikan bahwa Kabupaten Madiun memiliki karakteristik wilayah yang dinilai mirip dengan KLU. Kesamaan tersebut dinilai menjadi dasar kuat untuk membangun sinergi pembangunan antardaerah yang saling menguntungkan.
“Kami melihat banyak best practice atau praktik baik yang sukses diterapkan di Madiun. KLU ingin mencontoh keberhasilan tersebut, terutama terkait skema KPBU pada Penerangan Jalan Umum (PJU), pengembangan sektor industri, hingga pengelolaan pariwisata,” ujarnya.
Sebagai tindak lanjut pertemuan, kedua pemerintah daerah sepakat melanjutkan pembahasan melalui penyusunan Nota Kesepahaman (MoU). Kerja sama tersebut akan disusun mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 22 Tahun 2020 tentang Tata Cara Kerja Sama Daerah sebagai payung hukum pelaksanaan kolaborasi.
“Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya menjadi pertukaran ide, tetapi juga langkah nyata dalam mengadopsi sistem yang telah teruji untuk diterapkan di KLU,” terangnya.
Wakil Bupati Madiun, dr. Purnomo Hadi, menyambut positif rencana kerja sama tersebut. Ia menilai Lombok Utara dan Madiun memiliki kemiripan komoditas unggulan, seperti kopi, porang, durian, serta sektor perikanan dan pariwisata, sehingga membuka peluang kolaborasi yang konkret.
“Kerja sama ini harus membuat program pembangunan lebih efektif dan efisien dari sisi anggaran. Dengan begitu, dampaknya bisa langsung dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menyoroti keunggulan strategis Madiun yang dilalui jalur nasional selatan dan memiliki akses exit tol yang selama ini mendorong perkembangan industri dan budaya lokal. Potensi tersebut dinilai dapat dikolaborasikan dengan kekuatan pariwisata KLU.
“Kami rencananya akan melakukan kunjungan balasan ke Lombok Utara untuk meninjau langsung potensi lapangan sekaligus mempererat hubungan bilateral yang mulai dirintis tersebut,” demikian.

