Lombok Utara (Inside Lombok) – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lombok Utara memastikan kematian SAH (35), perempuan yang ditemukan meninggal dunia di tepi Pantai Pandanan, Desa Malaka, bukan disebabkan oleh tindak pidana. Kepastian tersebut disampaikan setelah polisi memperoleh hasil pemeriksaan medis serta keterangan resmi dari pihak keluarga. Korban ditemukan warga pada Minggu (18/1) sekitar pukul 09.25 Wita.
Usai penemuan, aparat kepolisian mengevakuasi jenazah SAH ke Rumah Sakit Bhayangkara Mataram untuk dilakukan visum luar guna mengetahui penyebab kematian. Polisi juga melakukan olah tempat kejadian perkara serta mengumpulkan keterangan saksi di sekitar lokasi penemuan.
Kasat Reskrim Polres Lombok Utara, IPTU I Komang Wilandra, mengatakan hasil kajian rekam medis dan koordinasi dengan dokter spesialis menunjukkan korban memiliki riwayat gangguan kesehatan mental.
“Korban tercatat mengidap gangguan afektif bipolar tipe campuran serta gangguan kecemasan menyeluruh. Selain itu, keluarga mengkonfirmasi adanya keluhan sakit di bagian leher selama 10 tahun terakhir dan riwayat depresi,” ujarnya, Rabu (21/1).
Dari hasil penyelidikan, korban diketahui sempat dilaporkan menghilang sejak Selasa (13/1) dari tempat tinggalnya. Rekan serumah korban sempat menemukan sepeda motor milik SAH terparkir di pinggir jalan kawasan Malaka tanpa keberadaan pemiliknya.
“Keluarga korban yang berasal dari Sidoarjo, Jawa Timur, sempat datang langsung ke Lombok untuk melakukan pencarian, sebelum akhirnya korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di tepi pantai,” terangnya. Polisi memastikan seluruh rangkaian penyelidikan dilakukan melalui pemeriksaan saksi dan pengumpulan dokumen medis.
IPTU I Komang Wilandra menambahkan, pihak keluarga memilih tidak melanjutkan proses ke tahap autopsi. “Pihak keluarga menyatakan telah ikhlas dan menerima kejadian ini sebagai musibah. Mereka menolak autopsi dan tidak akan melakukan tuntutan hukum apa pun, yang diperkuat melalui surat pernyataan resmi,” tegasnya. Jenazah korban telah diserahkan kepada keluarga pada Senin (19/1) sore untuk dimakamkan di Sidoarjo.

